Tasya Khumairah
Tasya Khumairah
Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk terus belajar dan berkarya, dengan minat pada karya sastra.

30 Istilah Dasar dalam Dunia Penerbitan Buku

Daftar Isi

Pendahuluan

30 istilah dasar dalam dunia penerbitan buku yang wajib kamu ketahui jika ingin terjun ke dalam industri literasi.

Dunia penerbitan bukan hanya soal menulis dan mencetak, tapi juga memahami alur kerja serta istilah-istilah yang dipakai di dalamnya.

Baik penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman, mengenal istilah penerbitan bisa membantu komunikasi kamu lebih lancar dengan editor dan penerbit.

Dengan memahami dasarnya, proses menerbitkan buku jadi lebih jelas, efisien, dan profesional.

Kita akan membahas satu per satu istilah penting dalam tiga tahap utama: sebelum buku diterbitkan, selama proses produksi, serta distribusi dan penjualan.

30 Istilah Dasar dalam Dunia Penerbitan Buku

Sebelum Buku Diterbitkan

1.    Naskah

Naskah adalah tulisan mentah dari penulis sebelum masuk tahap penyuntingan. inilah yang akan diolah menjadi buku.

2.    Proposal Buku

Proposal buku digunakan untuk menawarkan ide atau konsep ke penerbit. Selain itu, di dalamnya berisi ringkasan isi, target pembaca, dan alasan kenapa buku layak diterbitkan.

3.    Editor

Editor bertugas menilai, menyunting, dan memperbaiki naskah agar layak terbit.

4.    Revisi Naskah

Revisi dilakukan berdasarkan masukan editor atau penulis sebelum buku diterbitkan.

5.    Proofreading

Proofreading adalah tahap pengecekan akhir terhadap ejaan, tanda baca, dan tata bahasa.

6.    Layout

Mengatur tata letak teks, gambar, dan elemen lain dalam halaman buku.

7.    Desain Sampul

Desain sampul menarik perhatian pertama calon pembaca dan membantu meningkatkan minat beli.

8.    Blurb

Blurb adalah paragraf singkat di bagian belakang buku, gambaran mengenai isi buku dan keunggulannya. Selain itu, berfungsi untuk memikat para pembaca.

  1. Sinopsis

Sinopsis merangkum isi buku secara padat dan jelas. Biasanya digunakan untuk promosi atau penilaian awal oleh penerbit.

Artiket Terkait:  Menulis untuk Mesin vs Menulis untuk Manusia: Dilema SEO

10. Hak Cipta

Hak cipta melindungi karya penulis dari penyalahgunaan. Dengan hak cipta, penulis memperoleh kendali penuh atas naskah yang mereka buat.

Produksi Buku (Proses Cetak & Legalitas)

1. ISBN

ISBN atau International Standard Book Number adalah kode unik untuk setiap buku resmi. Oleh karena itu, memudahkan pendataan dan penjualan di toko buku.

2. Kolofon

Kolofon berisi informasi teknik seperti nama penerbit, tahun terbit, dan tim produksi. Biasanya, kolofon terletak di halaman awal atau akhir buku.

3. Barcode

Barcode menampilkan representasi visual dari ISBN yang memudahkan proses pemindaian di kasir atau sistem distribusi. Selain itu, barcode mempermudah pengelolaan dan penjualan buku secara efisien.

4. Dummy Book

Dummy book adalah versi contoh buku sebelum dicetak massal. Tahap ini memungkinkan penerbit aataupunn penulis untuk mengecek tampilan dan kualitas cetak.

5. Print on Demand

Print on demand memungkinkan percetakan buku hanya saat ada pesanan. Metode ini efisien dan cocok untuk penulis independen.

6. Offset Printing

Offset printing mencetak buku dalam jumlah besar dengan kualitas tinggi. Selain itu, penerbit besar memakai metode ini.

7.  Digital Printing

Digital printing cocok untuk cetakan kecil dengan waktu cepat. Hasilnya tetap tajam dan lebih fleksibel untuk produksi terbatas.

8. Proof Copy

Proof copy adalah salinan percobaan sebelum buku resmi dicetak massal. Tahap ini penting untuk memeriksa warna, layout, dan detail akhir.

9. Finishing

Finishing mencakup tahap akhir seperti laminasi, penjilidan, dan pemotongan. Kualitas finishing menentukan tampilan buku.

10. E-book

E-book menyajikan versi digital dari buku cetak yang dapat dibaca melalui berbagai perangkat digital. Sehingga, format ini memudahkan distribusi tanpa cetak.

Artiket Terkait:  3 Proses Penting yang wajib kamu lakukan sebelum menerbitkan buku

Distribusi dan Penjualan

1. Distributor Buku

Distributor berperan menyalurkan buku ke toko-toko dan platform online. Selain itu, distributor memperluas jangkauan pemasaran sehingga pembaca lebih mudah mendapatkan buku.

2. Pre-Order (PO)

Pre-order dilakukan sebelum buku resmi terbit. Strategi ini membantu mengukur minat pasar dan memperkuat promosi awal.

3. Royalti

Penerbit memberikan royalti kepada penulis sebagai bentuk pembayaran atas hasil penjualan buku. Besarnya bervariasi tergantung kesepakatan.

4. Reprint

Reprint berarti mencetak ulang buku karena stok habis atau permintaan meningkat.

5. Edisi Revisi

Edisi revisi ketika penulis atau penerbit memperbarui isi buku agar lebih relevan dan akurat.

6. Best Seller

Buku best seller adalah karya yang paling laku keras di pasaran dalam waktu yang singkat.

7. Blacklist

Blacklist mencatat daftar penulis atau penerbit yang bermasalah agar dapat menghindari kerja sama bisnis akibat pelanggaran tertentu.

8. Out of Print (OOP)

OOP atau Out of Print berarti penerbit menghentikan pencetakan buku karena stok habis atau permintaan menurun.

9. Distributor Online

Distributor online menyalurkan buku melalui marketplace dan platform digital. Selain itu, sistem ini memperluas jangkauan pembaca di era modern.

10. Self Publishing

Self publishing memberi kebebasan penuh bagi penulis untuk menerbitkan buku sendiri tanpa penerbit tradisional. Cocok bagi yang ingin cepat rilis.

Penutup

Setiap istilah punya peran penting dalam menghidupkan sebuah karya hingga sampai ke tangan pembaca.

Bagi penulis, memahami istilah ini bukan hanya soal teknis, tapi juga bentuk apresiasi terhadap proses di balik buku.

Karena sejatinya, setiap halaman yang terbit lahir dari kerja keras panjang dan kontribusi banyak pihak.

Share

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Tasya Khumairah
Tasya Khumairah
Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk terus belajar dan berkarya, dengan minat pada karya sastra.
Artikel Terkait