{"id":4598,"date":"2025-06-12T14:58:57","date_gmt":"2025-06-12T07:58:57","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?p=4598"},"modified":"2025-06-12T14:58:57","modified_gmt":"2025-06-12T07:58:57","slug":"hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/","title":{"rendered":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis"},"content":{"rendered":"<h1>Pendahuluan<\/h1>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/world-book-day-background_23-2149322698.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"World book day background\" width=\"360\" height=\"240\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam setiap karya tulis, baik itu buku, novel, artikel ilmiah, esai, maupun\u00a0blog,\u00a0<a href=\"https:\/\/ouriginal-com.translate.goog\/the-truth-about-originality-your-definition\/?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">orisinalitas\u00a0<\/a>adalah mahkota yang menjunjung tinggi integritas penulis dan kualitas tulisan itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0<a href=\"https:\/\/izin.co.id\/indonesia-business-tips\/2024\/06\/05\/hak-cipta-adalah\/\">hak cipta\u00a0<\/a>dan\u00a0<a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/plagiarisme-adalah\/\">plagiarisme<\/a>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Memahami kedua konsep ini adalah fondasi bagi setiap penulis modern yang ingin membangun karier yang berintegritas dan terhindar dari konsekuensi yang merugikan.<\/p>\n<h1>Apa Itu Hak Cipta?<\/h1>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/hidden-concept-illustration_114360-4163.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Hidden\u00a0concept illustration\" width=\"393\" height=\"262\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.hukumonline.com\/klinik\/a\/pencipta-dan-pemegang-hak-cipta-cl655\/\">Hak cipta\u00a0<\/a>adalah <a href=\"https:\/\/www-studysmarter-co-uk.translate.goog\/explanations\/politics\/us-government-structure\/executive-privilege\/?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">hak eksklusif<\/a> pencipta atau pemegang hak cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan ide atau informasi tertentu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks karya tulis, hak cipta melindungi bentuk ekspresi dari sebuah ide, bukan ide itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Artinya, dua orang bisa memiliki ide yang sama tentang sebuah cerita, tetapi cara mereka mengekspresikan ide itu dalam tulisanlah yang dilindungi hak cipta.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, perlindungan hak cipta diatur dalam\u00a0Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Beberapa poin penting terkait hak cipta bagi penulis meliputi:<\/p>\n<p><strong>1. Otomatisasi Perlindungan<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hak cipta atas sebuah karya tulis timbul secara otomatis sejak karya itu diciptakan dan diwujudkan dalam bentuk nyata, tanpa perlu didaftarkan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Namun, pendaftaran ke <a href=\"https:\/\/www.dgip.go.id\/\">Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual<\/a> (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM sangat dianjurkan sebagai bukti kuat kepemilikan.<\/p>\n<p><strong>2. Jangka Waktu Perlindungan<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, hak cipta berlaku selama hidup penulis ditambah 70 tahun setelah penulis meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Untuk badan hukum, perlindungan berlaku 50 tahun sejak pengumuman karya.<\/p>\n<p><strong>3. Hak Eksklusif<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pemegang <a href=\"https:\/\/izin.co.id\/indonesia-business-tips\/2024\/06\/05\/hak-cipta-adalah\/\">hak cipta<\/a> memiliki hak untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengumumkan atau memperbanyak, baik dengan mempublikasikan, mendistribusikan, atau menyalin karyanya.<\/li>\n<li>Menerjemahkan atau mengadaptasi, baik dengan mengubah bentuk karya, misalnya dari buku menjadi film, atau menerjemahkan ke bahasa lain.<\/li>\n<li>Menyewakan atau menjual dengan <a href=\"https:\/\/www.revou.co\/kosakata\/monetisasi\">memonetisasi<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>4. Lisensi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Penulis dapat memberikan izin (<a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-lisensi\/?srsltid=AfmBOorS7NS82AqXwsTTHs5fsbTimYxq8dNx4YlHc0FCnfYikblyRvxt\">lisensi<\/a>) kepada pihak lain untuk menggunakan karyanya dengan syarat dan ketentuan tertentu, sering kali dengan imbalan finansial (<a href=\"https:\/\/klikpajak.id\/blog\/royalti\/\">royalti<\/a>).<\/p>\n<h1>Pentingnya Hak Cipta bagi Penulis<\/h1>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/patent-law-illustration_23-2148684285.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Patent law illustration\" width=\"374\" height=\"249\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hak cipta adalah perisai pelindung bagi kreativitas dan kerja keras penulis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www-bitlaw-com.translate.goog\/copyright\/unprotected.html?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Tanpa hak cipta<\/a>, karya penulis bisa dengan mudah diambil, disalin, atau dimodifikasi tanpa izin dan tanpa penghargaan, menghilangkan potensi pendapatan dan pengakuan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini mendorong inovasi dan investasi dalam penciptaan konten, karena penulis tahu bahwa karya mereka dilindungi.<\/p>\n<h1>Memahami Plagiarisme sebagai Pencurian Intelektual<\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/flat-girl-with-magnifying-glass-scanning-check-news-smartphone-spreading-fake-news-concept-hoax-internet-social-media-untruth-information-spread_88138-653.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Flat girl with magnifying glass scanning and check news on smartphone. Spreading fake news concept. Hoax on the internet and social media. Untruth information spread.\" width=\"402\" height=\"268\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika hak cipta adalah tentang melindungi karya seseorang, maka\u00a0<a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/menjaga-keaslian-tulisan-berikut-teknik-aman-agar-terhindar-dari-plagiarisme\/\">plagiarisme\u00a0<\/a>adalah tindakan melanggar perlindungan itu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/plagiarisme-adalah\/\">Plagiarisme<\/a> adalah tindakan menggunakan ide, kata-kata, kalimat, atau struktur tulisan orang lain tanpa pengakuan yang layak, seolah-olah itu adalah karya sendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah bentuk pencurian intelektual yang serius dan memiliki konsekuensi etika maupun hukum.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Plagiarisme tidak selalu harus berupa penyalinan seluruh naskah. <a href=\"https:\/\/library.umy.ac.id\/apa-saja-jenis-jenis-plagiasi-mahasiswa-wajib-tahu\/\">Bentuk-bentuk plagiarisme<\/a> meliputi:<\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Penyalinan Langsung (<em><a href=\"https:\/\/dacc-libguides-com.translate.goog\/plagiarism\/direct?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Direct Plagiarism<\/a><\/em>):\u00a0Menyalin kata demi kata dari sumber lain tanpa tanda kutip dan atribusi.<\/li>\n<li>Plagiarisme Mosaik (<em><a href=\"https:\/\/www-turnitin-com.translate.goog\/blog\/what-is-mosaic-plagiarism-examples-types-and-how-to-avoid-it?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Mosaic Plagiarism<\/a><\/em>):\u00a0Mengambil frasa atau kalimat dari berbagai sumber dan menyatukannya tanpa pengakuan yang cukup atau mengganti beberapa kata, tetapi mempertahankan struktur asli.<\/li>\n<li>Plagiarisme Parafrase (<em><a href=\"https:\/\/www-turnitin-com.translate.goog\/blog\/exploring-the-gray-area-understanding-paraphrasing-potential-path-to-plagiarism?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=wa\">Paraphrasing Plagiarism<\/a><\/em>):\u00a0Mengambil ide dari sumber lain dan menyusun ulang dengan kata-kata sendiri, tetapi tidak memberikan atribusi kepada sumber aslinya. Meskipun kata-katanya berbeda, idenya tetap milik orang lain.<\/li>\n<li>Plagiarisme Sumber (<em><a href=\"https:\/\/www.umko.ac.id\/2022\/10\/20\/mengenal-plagiarisme-dalam-dunia-pendidikan\/#:~:text=Plagiarisme%20atas%20sumber%20(Menulis%20berdasarkan,tanpa%20melakukan%20perubahan%20yang%20signifikan).\">Source Plagiarism<\/a><\/em>):\u00a0Mengklaim telah menggunakan sumber tertentu yang sebenarnya tidak digunakan, atau mengutip sumber yang salah.<\/li>\n<li>Plagiarisme Diri Sendiri (<em><a href=\"https:\/\/www.scribbr.com\/plagiarism\/self-plagiarism\/\">Self-Plagiarism<\/a><\/em>):\u00a0Menggunakan karya Anda sendiri yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa pengakuan yang tepat, terutama dalam konteks akademik di mana karya haruslah &#8220;baru&#8221; untuk setiap tugas.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><a href=\"https:\/\/duniadosen.com\/dampak-plagiarisme\/\"><strong>Konsekuensi<\/strong><\/a> Plagiarisme<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/prison-corridor-concept-illustration_114360-18598.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Prison corridor concept illustration\" width=\"370\" height=\"246\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<ol style=\"font-weight: 400;\">\n<li>Akademik:\u00a0Pembatalan gelar, nilai nol, skorsing, atau dikeluarkan dari institusi pendidikan.<\/li>\n<li>Profesional:\u00a0Kehilangan pekerjaan, kerusakan reputasi, kesulitan mendapatkan pekerjaan di masa depan, dan hilangnya kredibilitas.<\/li>\n<li>Hukum:\u00a0Tuntutan hukum atas pelanggaran hak cipta, yang bisa berujung pada denda besar dan kerusakan finansial.<\/li>\n<li>Etika:\u00a0Hilangnya kepercayaan publik, komunitas, dan rekan sejawat. Reputasi yang rusak sulit untuk diperbaiki.<\/li>\n<\/ol>\n<h1>Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis<\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/hand-drawn-business-communication-concept_23-2149166769.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Hand drawn business communication concept\" width=\"363\" height=\"242\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ouriginal-com.translate.goog\/the-truth-about-originality-your-definition\/?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Orisinalitas<\/a> adalah inti dari integritas kepenulisan. Ini bukan hanya tentang menghindari masalah hukum, tetapi juga tentang:<\/p>\n<p><strong>1. Kredibilitas Penulis<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Karya orisinal membangun <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/menjaga-keaslian-tulisan-berikut-teknik-aman-agar-terhindar-dari-plagiarisme\/\">reputasi penulis<\/a> sebagai pemikir independen dan sumber informasi yang terpercaya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pembaca akan lebih menghargai dan mempercayai penulis yang menyajikan ide-ide segar atau sudut pandang yang unik.<\/p>\n<p><strong>2. Kontribusi pada Bidang Tertentu<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Setiap karya orisinal, sekecil apa pun, menambah pengetahuan kolektif umat manusia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Baik itu <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cerita-fiksi\">fiksi<\/a> yang menawarkan perspektif baru tentang kondisi manusia, atau <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/cerita-nonfiksi\/?srsltid=AfmBOorq8CB6Mmn-O0YwQa0fjJEz7wquWSpJozCTRYvBJ138raqRlXCD\">non-fiksi<\/a> yang menyajikan temuan penelitian baru, orisinalitas mendorong kemajuan.<\/p>\n<p><strong>3. Pengembangan Gaya Pribadi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dengan fokus pada orisinalitas, penulis didorong untuk menemukan suara dan gaya unik mereka sendiri.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah proses yang membedakan seorang penulis dari yang lain dan membuat karya mereka dikenali.<\/p>\n<p><strong>4. Integritas Intelektual<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menghargai hak cipta orang lain dan <a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/plagiarisme-adalah\/\">menghindari plagiarisme<\/a> adalah cerminan dari integritas intelektual.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini menunjukkan rasa hormat terhadap kerja keras dan kreativitas orang lain.<\/p>\n<p><strong>5. Peluang Komersial<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Penerbit, editor, dan pembaca cenderung mencari karya yang segar dan orisinal.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Karya yang terbukti unik dan berintegritas memiliki peluang lebih besar untuk diterima, dipublikasikan, dan sukses secara <a href=\"https:\/\/kumparan.com\/ragam-info\/tujuan-komersial-pameran-dan-cara-sukses-untuk-mencapainya-21vWVOiibBL\">komersial<\/a>.<\/p>\n<h1>Cara Memastikan Orisinalitas dan Menghindari Plagiarisme<\/h1>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover  $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Plagiarism concept illustrated with person working and thief\" width=\"402\" height=\"268\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana penulis dapat memastikan karyanya orisinal dan terhindar dari perangkap plagiarisme?<\/p>\n<p><strong>1. Pahami Materi Anda<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/ketahui-pentingnya-riset-dalam-menulis\/\">Lakukan riset<\/a> mendalam. Semakin Anda memahami topik, semakin mudah Anda mengekspresikan ide dengan kata-kata sendiri tanpa bergantung pada sumber.<\/p>\n<p><strong>2. Catat Sumber Anda<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Saat melakukan riset, catat semua informasi sumber secara rinci, baik nama penulis, judul, tahun publikasi, nomor halaman, URL, dll. Ini akan memudahkan Anda dalam membuat kutipan dan daftar pustaka.<\/p>\n<p><strong>3. Kutipan yang Tepat<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda menggunakan kata demi kata dari sumber lain, selalu letakkan dalam tanda kutip dan sertakan atribusi (nama penulis, tahun, nomor halaman).<\/p>\n<p><strong>4. Parafrase yang Bertanggung Jawab<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Anda <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/parafrase\/?srsltid=AfmBOooihOOSCwgtI0NqNHejaJfsLULwi3ErjITQaW7Uo5pH1qUKvdws\">mengubah struktur kalimat<\/a> dan kosakata secara signifikan jika mengambilnya dari sumber lain. Lalu, sertakan atribusi sumber aslinya. Ini menunjukkan bahwa idenya berasal dari orang lain, meskipun Anda menyajikannya dengan cara sendiri.<\/p>\n<p><strong>5. Gunakan Perangkat Lunak Pendeteksi Plagiarisme<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebelum publikasi, gunakan\u00a0<em>tool<\/em>\u00a0seperti <a href=\"https:\/\/www.turnitin.id\/\">Turnitin<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.grammarly.com\/\">Grammarly<\/a> (dengan fitur plagiarisme <em>checker<\/em>), atau <a href=\"https:\/\/www.plagscan.com\/en\/\">Plagscan<\/a> untuk memeriksa potensi kesamaan dengan teks lain.<\/p>\n<p><strong>6. Kembangkan Suara Unik Anda<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Latih kemampuan Anda untuk menyampaikan ide dengan cara yang khas. Jangan terpaku pada gaya atau diksi orang lain.<\/p>\n<p><strong>7. Sertakan Daftar Pustaka\/Bibliografi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Di akhir setiap karya non-fiksi atau karya ilmiah, sertakan daftar lengkap semua sumber yang Anda kutip atau referensikan. Ini adalah bentuk pengakuan yang sah.<\/p>\n<p><strong>8. Minta Izin<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda ingin menggunakan sebagian besar karya orang lain, gambar, atau elemen non-teks lainnya, mintalah izin tertulis dari pemegang hak cipta.<\/p>\n<h1>Penutup<\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/kontrakhukum.com\/article\/hak-cipta-adalah\/\">Hak cipta<\/a> dan <a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/plagiarisme-adalah\/\">plagiarisme<\/a> adalah dua sisi mata uang yang sama dalam dunia kepenulisan; satu melindungi, yang lain mengancam.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Memahami keduanya adalah fondasi penting bagi setiap penulis yang ingin membangun karier yang langgeng, bermartabat, dan dihormati.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Orisinalitas bukan hanya kewajiban hukum atau etika, tetapi juga inti dari kreativitas, kredibilitas, dan kontribusi seorang penulis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dengan menjunjung tinggi orisinalitas dan menghormati hak cipta orang lain, penulis tidak hanya melindungi diri mereka sendiri dari konsekuensi negatif, tetapi juga ikut serta dalam memajukan ekosistem literasi yang sehat dan inovatif.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Biarkan setiap kata yang Anda tulis memancarkan keunikan pemikiran Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Dalam setiap karya tulis, baik itu buku, novel, artikel ilmiah, esai, maupun\u00a0blog,\u00a0orisinalitas\u00a0adalah mahkota yang menjunjung tinggi integritas penulis dan kualitas tulisan itu sendiri. Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":151,"featured_media":4600,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[167,169,90,168,166,164,165,160],"class_list":["post-4598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-tips","tag-bentuk-plagiarisme","tag-direktorat-jenderal-kekayaan-intelektual","tag-hak-cipta","tag-konsekuensi-plagiarisme","tag-lisensi","tag-orisinalitas","tag-plagiarisme","tag-royalti"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-12T07:58:57+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nur Ainun Afiah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nur Ainun Afiah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nur Ainun Afiah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5\"},\"headline\":\"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis\",\"datePublished\":\"2025-06-12T07:58:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/\"},\"wordCount\":1107,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif\",\"keywords\":[\"bentuk plagiarisme\",\"Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual\",\"hak cipta\",\"konsekuensi plagiarisme\",\"lisensi\",\"orisinalitas\",\"plagiarisme\",\"royalti\"],\"articleSection\":[\"Artikel &amp; Tips\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/\",\"name\":\"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif\",\"datePublished\":\"2025-06-12T07:58:57+00:00\",\"description\":\"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif\",\"width\":740,\"height\":493},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"description\":\"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"width\":567,\"height\":83,\"caption\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nasmedia.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@nasmediaentertainment8519\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5\",\"name\":\"Nur Ainun Afiah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nur Ainun Afiah\"},\"description\":\"Nur Ainun Afiah, lulusan sarjana Universitas Hasanuddin. Aktif dalam bidang kepenulisan sejak 2020. Pernah menjabat Redaktur Pelaksana PK identitas Unhas 2023, editor buku biografi Prof. Basri Hasanuddin, dan satu dari dua penulis buku Apa dan Siapa Kru identitas.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/author\\\/nur-ainun-afiah\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis","og_description":"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.","og_url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/","og_site_name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","article_published_time":"2025-06-12T07:58:57+00:00","author":"Nur Ainun Afiah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nur Ainun Afiah","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/"},"author":{"name":"Nur Ainun Afiah","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5"},"headline":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis","datePublished":"2025-06-12T07:58:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/"},"wordCount":1107,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif","keywords":["bentuk plagiarisme","Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual","hak cipta","konsekuensi plagiarisme","lisensi","orisinalitas","plagiarisme","royalti"],"articleSection":["Artikel &amp; Tips"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/","name":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif","datePublished":"2025-06-12T07:58:57+00:00","description":"Orisinalitas bukan sekadar ide yang belum pernah ada sebelumnya, namun orisinalitas adalah ekspresi unik dari pemikiran, penelitian, dan gaya seorang individu. Di balik konsep orisinalitas ini, terdapat dua pilar hukum dan etika yang sangat penting, yaitu\u00a0hak cipta\u00a0dan\u00a0plagiarisme.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#primaryimage","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/plagiarism-concept-illustrated-with-person-working-thief_23-2148392539.jpg.avif","width":740,"height":493},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/hak-cipta-dan-plagiarisme-memahami-pentingnya-orisinalitas-dalam-karya-tulis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hak Cipta dan Plagiarisme: Memahami Pentingnya Orisinalitas dalam Karya Tulis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi","publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","width":567,"height":83,"caption":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","https:\/\/www.youtube.com\/@nasmediaentertainment8519"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5","name":"Nur Ainun Afiah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nur Ainun Afiah"},"description":"Nur Ainun Afiah, lulusan sarjana Universitas Hasanuddin. Aktif dalam bidang kepenulisan sejak 2020. Pernah menjabat Redaktur Pelaksana PK identitas Unhas 2023, editor buku biografi Prof. Basri Hasanuddin, dan satu dari dua penulis buku Apa dan Siapa Kru identitas.","sameAs":["http:\/\/nasmedia.id\/blog"],"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/author\/nur-ainun-afiah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/151"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4598"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4601,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4598\/revisions\/4601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}