{"id":4645,"date":"2025-06-18T08:14:21","date_gmt":"2025-06-18T01:14:21","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?p=4645"},"modified":"2025-06-19T10:19:54","modified_gmt":"2025-06-19T03:19:54","slug":"apa-perbedaan-editing-dan-proofreading","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/","title":{"rendered":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?"},"content":{"rendered":"<h1>Pendahuluan<\/h1>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/students-learning-foreign-language-with-vocabulary_74855-11070.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Students learning foreign language with vocabulary.\" width=\"371\" height=\"232\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menulis adalah proses kreatif, tetapi\u00a0<em><a href=\"https:\/\/radvoice.id\/blog\/perbedaan-proofreading-dan-editing\/\">editing\u00a0<\/a><\/em>dan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/pentingnya-proofreading\/\">proofreading\u00a0<\/a><\/em>adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Banyak penulis, terutama pemula, kerap terjebak pada euforia menyelesaikan draf pertama dan cenderung mengabaikan atau terburu-buru dalam proses ini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Padahal, tanpa\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>proofreading<\/em>\u00a0yang cermat, bahkan ide paling brilian pun bisa tenggelam dalam kesalahan tata bahasa, inkonsistensi, atau alur yang berantakan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mengoptimalkan kedua proses ini adalah jaminan untuk menghasilkan <a href=\"https:\/\/bintangpustaka.com\/pentingnya-proofreading-dalam-menjamin-kualitas-tulisan\/\">tulisan berkualitas<\/a> prima yang tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga meninggalkan kesan profesional dan kredibel.<\/p>\n<h1>Mengapa Editing dan Proofreading Begitu Penting?<\/h1>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/free-vector\/tiny-woman-showing-grammar-punctuation-errors-using-magnifier-man-correcting-them-editing-correction-job-school-college-flat-vector-illustration-proofreading-teaching-concept_74855-21049.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Tiny woman showing grammar and punctuation errors using magnifier and man correcting them. Editing and correction job in school or college flat vector illustration. Proofreading, teaching concept\" width=\"345\" height=\"230\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em><a href=\"https:\/\/detakpustakatoko.com\/proses-editing-proofreading\/?srsltid=AfmBOoqcCurg8qJaEEe3L7qGnwNWLun3DatXb_8nbwVz337aRTQyGYGn\">Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0<\/a><\/em>adalah langkah sanitasi dan penataan yang penting karena:<\/p>\n<p><strong>1. Meningkatkan keterbacaan dan kejelasan<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan tata bahasa, ejaan, atau tanda baca dapat mengganggu alur baca dan membingungkan pembaca.<\/p>\n<p><strong>2. Membangun kredibilitas<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Tulisan yang rapi dan bebas kesalahan mencerminkan profesionalisme dan perhatian penulis terhadap detail.<\/p>\n<p><strong>3. Menghindari kesalahpahaman<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kata yang salah eja atau tanda baca yang keliru dapat mengubah makna kalimat secara drastis, menyebabkan kesalahpahaman fatal.<\/p>\n<p><strong>4. Memperbaiki gaya dan alur<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>Editing<\/em>\u00a0bukan hanya tentang koreksi teknis, tetapi juga tentang meningkatkan gaya penulisan, memastikan koherensi antarparagraf, dan membuat alur cerita atau argumen mengalir lancar.<\/p>\n<p><strong>5. Menyelamatkan reputasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Di era digital, tulisan yang buruk dapat dengan cepat menjadi viral karena kesalahan dan merusak reputasi penulis secara permanen.<\/p>\n<h1>Perbedaan Antara Editing dan Proofreading<\/h1>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"$block $rounded $object-cover $object-center $h-auto $w-full\" src=\"https:\/\/img.freepik.com\/premium-vector\/frustrated-man-feeling-confused-thinking_160308-5302.jpg?uid=R200908572&amp;ga=GA1.1.283972089.1748225065&amp;semt=ais_hybrid&amp;w=740\" alt=\"Frustrated man feeling confused thinking\" width=\"363\" height=\"242\" data-nimg=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>proofreading<\/em>\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda pula:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www-wordrake-com.translate.goog\/blog\/ten-strategies-for-effective-proofreading-and-editing?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Editing<\/a> (penyuntingan)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah proses yang lebih komprehensif dan mendalam. Fokus\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0adalah pada struktur, alur, kejelasan, gaya, konsistensi (misalnya, nama karakter,\u00a0<em>setting<\/em>, kronologi), pemilihan kata, dan keseluruhan argumen atau narasi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>Editor<\/em>\u00a0akan melihat &#8220;gambaran besar&#8221; dari tulisan Anda. Mereka mungkin menyarankan reorganisasi bab, penghapusan bagian yang tidak relevan, pengembangan karakter, atau perbaikan\u00a0<em>hook<\/em>\u00a0di awal tulisan.<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www-wordrake-com.translate.goog\/blog\/ten-strategies-for-effective-proofreading-and-editing?_x_tr_sl=en&amp;_x_tr_tl=id&amp;_x_tr_hl=id&amp;_x_tr_pto=tc\">Proofreading<\/a> (koreksi aksara\/cetak mula)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah tahap terakhir dan paling detail. Fokus proofreading adalah pada kesalahan permukaan; ejaan, tanda baca, tata bahasa, kapitalisasi, format, dan typo yang terlewat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>Proofreader<\/em>\u00a0ibarat detektif yang mencari kesalahan-kesalahan kecil yang lolos dari mata\u00a0<em>editor<\/em>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Idealnya, proses ini dilakukan secara berurutan, selesaikan\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0terlebih dahulu, kemudian baru lanjutkan ke\u00a0<em>proofreading<\/em>.<\/p>\n<h1>Strategi Mengoptimalkan Proses Editing<\/h1>\n<p><strong>1. Membuat jeda setelah menulis draf pertama<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/goodlingua.com\/2023\/06\/17\/mengoptimalkan-kualitas-tulisan-anda-dengan-jasa-proofreading-profesional\/\">Jangan langsung mengedit<\/a> setelah menyelesaikan draf pertama. Beri jeda beberapa jam, sehari, atau bahkan seminggu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini akan membantu Anda melihat tulisan dengan mata segar, seolah-olah Anda adalah pembaca, bukan penulisnya.<\/p>\n<p><strong>2. Membaca tulisan dengan suara keras<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah salah satu <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/trik-membuat-tulisan-yang-memikat-sejak-paragraf-pertama\/\">teknik paling efektif.<\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Membaca tulisan Anda dengan suara keras dapat membantu Anda mengidentifikasi kalimat-kalimat yang janggal, pengulangan yang tidak perlu, atau alur yang tersendat.<\/p>\n<p><strong>3. Fokus pada satu aspek per putaran<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jangan mencoba memperbaiki semuanya sekaligus.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bagi proses\u00a0<em><a href=\"https:\/\/goodlingua.com\/2023\/06\/17\/mengoptimalkan-kualitas-tulisan-anda-dengan-jasa-proofreading-profesional\/\">editing<\/a> <\/em>menjadi beberapa putaran, dengan fokus berbeda di setiap putaran:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Putaran 1<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Struktur dan Alur: Apakah pendahuluannya menarik? Argumen mengalir logis? Setiap bab\/paragraf mendukung poin utama? Ada bagian yang perlu dipindahkan atau dihapus?<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Putaran 2<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kejelasan dan Ringkas:\u00a0Apakah setiap kalimat jelas? Bisakah ada kata-kata atau frasa yang dihilangkan tanpa mengubah makna? Apakah ada jargon yang perlu dijelaskan?<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Putaran 3<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Gaya dan Nada:\u00a0Apakah nada tulisan konsisten? Apakah gaya bahasa sesuai dengan audiens? Apakah ada variasi dalam struktur kalimat?<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong>Putaran 4<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi:\u00a0Cek konsistensi ejaan (misalnya, &#8220;<a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/ingin-jadi-penulis-profesional-kenali-peluang-dan-tantangannya\/\">freelancer<\/a>&#8221; atau &#8220;Freelancer&#8221;), penggunaan singkatan, gaya penulisan (misalnya, angka dieja atau menggunakan digit), dan informasi faktual (nama, tanggal, lokasi).<\/p>\n<p><strong>4. Menggunakan alat bantu editing<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Google Docs, <a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/sipebi\/\">Sipebi<\/a>:\u00a0Alat ini dapat membantu mendeteksi kesalahan tata bahasa, ejaan, tanda baca, bahkan memberikan saran gaya dan keterbacaan. Mereka adalah\u00a0<em>tool<\/em>\u00a0awal yang sangat membantu.<\/li>\n<li>Microsoft Word\/Google Docs Review Features:\u00a0Fitur\u00a0<em>track changes<\/em>\u00a0di Word atau mode\u00a0<em>suggesting<\/em> di Google Docs sangat berguna untuk kolaborasi dengan editor lain dan melacak perubahan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>5. Mendapatkan editor profesional<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Untuk proyek penting seperti buku atau skripsi, menyewa editor profesional adalah investasi yang sangat berharga.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mereka memiliki mata terlatih untuk melihat hal-hal yang mungkin terlewat oleh Anda.<\/p>\n<h1>Strategi Mengoptimalkan Proses Proofreading<\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Setelah\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0selesai, saatnya melakukan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/goodlingua.com\/2023\/06\/17\/mengoptimalkan-kualitas-tulisan-anda-dengan-jasa-proofreading-profesional\/\">proofreading\u00a0<\/a><\/em>dengan cermat:<\/p>\n<p><strong>1. Mencetak tulisan Anda<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Membaca di layar monitor bisa sangat melelahkan mata dan membuat kesalahan luput.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mencetak tulisan dan membacanya di atas kertas sering kali membantu Anda melihat kesalahan yang tidak terlihat di layar.<\/p>\n<p><strong>2. Membaca mundur (kalimat per kalimat)<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencari kesalahan ejaan dan\u00a0<em>typo<\/em>, coba baca tulisan dari belakang ke depan (kalimat terakhir ke kalimat pertama).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ini akan mengalihkan fokus Anda dari makna dan lebih berkonsentrasi pada kata-kata individu.<\/p>\n<p><strong>3. Fokus pada satu jenis kesalahan per putaran<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mirip dengan\u00a0<em>editing<\/em>, Anda bisa membagi\u00a0<em>proofreading<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Putaran 1:<\/strong> Ejaan dan <em>typo<\/em>\u00a0saja.<\/li>\n<li><strong>Putaran 2:<\/strong> Tanda baca.\u00a0Perhatikan penggunaan koma, titik, titik koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda kutip.<\/li>\n<li><strong>Putaran 3:<\/strong> Tata bahasa dan struktur kalimat.\u00a0Cek subjek-predikat, penggunaan\u00a0<em>tense<\/em>, dan kata penghubung.<\/li>\n<li><strong>Putaran 4:<\/strong> Format dan spasi. Pastikan konsistensi\u00a0<em>font<\/em>, ukuran\u00a0<em>font<\/em>, spasi baris, dan indentasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>4. Menggunakan alat bantu<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tidak sempurna, alat bawaan di pengolah kata Anda atau\u00a0<em>tool<\/em>\u00a0seperti Google Docs bisa menangkap banyak kesalahan dasar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jangan hanya mengandalkannya, tetapi gunakan sebagai\u00a0<em>filter<\/em>\u00a0pertama.<\/p>\n<p><strong>5. Minta orang lain membacanya<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mata segar selalu lebih baik.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mintalah teman yang teliti, anggota keluarga, atau rekan penulis untuk melakukan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/apa-itu-proofreading\/\">proofread\u00a0<\/a><\/em>terakhir.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mereka mungkin menemukan kesalahan yang tidak Anda sadari karena sudah terlalu familiar dengan teks tersebut.<\/p>\n<p><strong>6. Baca dalam bentuk akhir<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Jika tulisan Anda akan dipublikasikan sebagai buku digital (<em>e-book<\/em>) atau di website, coba baca ulang dalam format tersebut.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kadang, ada kesalahan\u00a0<em>formatting<\/em>\u00a0yang baru terlihat di tampilan akhir.<\/p>\n<h1>Menjadikan Editing dan Proofreading Bagian dari Rutinitas<\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mengoptimalkan proses\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>proofreading<\/em>\u00a0bukanlah tentang mengandalkan <em>software<\/em> semata, melainkan tentang mengembangkan kebiasaan dan disiplin diri.<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400;\">\n<li><strong>Sisihkan waktu khusus:<\/strong>\u00a0Alokasikan waktu khusus untuk <em>editing<\/em> dan <em>proofreading<\/em>\u00a0 dalam jadwal menulis Anda.<\/li>\n<li><strong>Buat checklist:<\/strong>\u00a0Kembangkan\u00a0<em>checklist<\/em>\u00a0sendiri tentang hal-hal yang perlu Anda periksa dalam setiap tahapan\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>proofreading<\/em>.<\/li>\n<li><strong>Bersikap kritis terhadap diri sendiri:<\/strong>\u00a0Ini bisa sulit, tetapi belajarlah untuk melihat tulisan Anda secara objektif. Tanyakan pada diri sendiri, &#8220;Apakah ini sudah yang terbaik yang bisa saya lakukan?&#8221;<\/li>\n<li><strong>Belajar dari kesalahan:<\/strong>\u00a0Setiap kali Anda menemukan kesalahan, pelajari mengapa itu terjadi dan bagaimana Anda bisa menghindarinya di masa depan.<\/li>\n<\/ul>\n<h1>Penutup<\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kualitas adalah mata uang di dunia kepenulisan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/trik-membuat-tulisan-yang-memikat-sejak-paragraf-pertama\/\">Draf pertama<\/a> adalah tempat ide-ide lahir, tetapi proses\u00a0<em>editing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>proofreading<\/em>\u00a0adalah tempat ide-ide itu dibentuk, diasah, dan dipoles hingga bersinar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dengan memisahkan kedua proses ini, menerapkan strategi yang sistematis, memanfaatkan alat bantu yang tepat, dan terutama, bersedia meluangkan waktu serta tenaga ekstra, Anda dapat menjamin bahwa setiap karya tulis yang Anda hasilkan tidak hanya mengandung gagasan yang berharga, tetapi juga disajikan dengan sempurna.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Menulis adalah proses kreatif, tetapi\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Banyak penulis, terutama pemula, kerap terjebak pada euforia menyelesaikan draf pertama dan cenderung mengabaikan atau terburu-buru dalam proses ini. Padahal, tanpa\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0yang cermat, bahkan ide paling brilian pun bisa tenggelam dalam kesalahan tata bahasa, inkonsistensi, atau alur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":151,"featured_media":4646,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[191,61,190,36,75,192,56,193,66],"class_list":["post-4645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-tips","tag-alat-bantu","tag-cara-menulis-buku","tag-editing","tag-editing-naskah","tag-gaya-menulis","tag-google-docs","tag-menulis","tag-microsoft-word","tag-proofreading"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Apa Perbedaan Editing dan Proofreading? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-18T01:14:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-19T03:19:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nur Ainun Afiah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nur Ainun Afiah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nur Ainun Afiah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5\"},\"headline\":\"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?\",\"datePublished\":\"2025-06-18T01:14:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-19T03:19:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/\"},\"wordCount\":1040,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif\",\"keywords\":[\"alat bantu\",\"cara menulis buku\",\"editing\",\"editing naskah\",\"gaya menulis\",\"google docs\",\"menulis\",\"Microsoft word\",\"proofreading\"],\"articleSection\":[\"Artikel &amp; Tips\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/\",\"name\":\"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif\",\"datePublished\":\"2025-06-18T01:14:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-19T03:19:54+00:00\",\"description\":\"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif\",\"width\":740,\"height\":493},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"description\":\"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"width\":567,\"height\":83,\"caption\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nasmedia.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@nasmediaentertainment8519\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5\",\"name\":\"Nur Ainun Afiah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nur Ainun Afiah\"},\"description\":\"Nur Ainun Afiah, lulusan sarjana Universitas Hasanuddin. Aktif dalam bidang kepenulisan sejak 2020. Pernah menjabat Redaktur Pelaksana PK identitas Unhas 2023, editor buku biografi Prof. Basri Hasanuddin, dan satu dari dua penulis buku Apa dan Siapa Kru identitas.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/author\\\/nur-ainun-afiah\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?","og_description":"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.","og_url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/","og_site_name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","article_published_time":"2025-06-18T01:14:21+00:00","article_modified_time":"2025-06-19T03:19:54+00:00","author":"Nur Ainun Afiah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nur Ainun Afiah","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/"},"author":{"name":"Nur Ainun Afiah","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5"},"headline":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?","datePublished":"2025-06-18T01:14:21+00:00","dateModified":"2025-06-19T03:19:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/"},"wordCount":1040,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif","keywords":["alat bantu","cara menulis buku","editing","editing naskah","gaya menulis","google docs","menulis","Microsoft word","proofreading"],"articleSection":["Artikel &amp; Tips"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/","name":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif","datePublished":"2025-06-18T01:14:21+00:00","dateModified":"2025-06-19T03:19:54+00:00","description":"Editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah tahapan krusial yang mengubah draf mentah menjadi mahakarya yang siap disajikan kepada publik. Meskipun sering digunakan secara bergantian,\u00a0editing\u00a0dan\u00a0proofreading\u00a0adalah dua tahapan yang berbeda dengan fokus yang berbeda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#primaryimage","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/blogging-illustration-concept_114360-788.jpg.avif","width":740,"height":493},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/apa-perbedaan-editing-dan-proofreading\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Perbedaan Editing dan Proofreading?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi","publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","width":567,"height":83,"caption":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","https:\/\/www.youtube.com\/@nasmediaentertainment8519"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d2f74ad9b17870105a0ec6023342b0e5","name":"Nur Ainun Afiah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9960fe1b3c2e9fc5335e8476f343aab50e376350f6952baf37fc5168a7ffc47f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nur Ainun Afiah"},"description":"Nur Ainun Afiah, lulusan sarjana Universitas Hasanuddin. Aktif dalam bidang kepenulisan sejak 2020. Pernah menjabat Redaktur Pelaksana PK identitas Unhas 2023, editor buku biografi Prof. Basri Hasanuddin, dan satu dari dua penulis buku Apa dan Siapa Kru identitas.","sameAs":["http:\/\/nasmedia.id\/blog"],"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/author\/nur-ainun-afiah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/151"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4645"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4647,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions\/4647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}