{"id":5047,"date":"2025-07-23T12:39:50","date_gmt":"2025-07-23T05:39:50","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?p=5047"},"modified":"2025-07-23T12:39:50","modified_gmt":"2025-07-23T05:39:50","slug":"5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/","title":{"rendered":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!"},"content":{"rendered":"<h1>Pendahuluan<\/h1>\n<p>Banyak orang merasa dirinya sudah <a href=\"https:\/\/cdn1.katadata.co.id\/media\/microsites\/litdik\/Status_Literasi_Digital_diIndonesia%20_2021_190122.pdf\">melek literasi digital<\/a>.<\/p>\n<p>Alasannya sederhana, mereka bisa mengoperasikan smartphone, aktif di <a href=\"https:\/\/ejournal2.undip.ac.id\/index.php\/anuva\/article\/download\/16230\/8828\">media sosial<\/a>, tahu cara membuat presentasi, dan mampu mengunduh aplikasi terbaru.<\/p>\n<p>Tapi, apakah semua itu cukup untuk disebut memiliki <a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/life\/inspiration\/5-cara-asah-literasi-digital-tanpa-harus-baca-buku-tebal-seru-banget-01-rnn9f-6zbcvb\">literasi digital<\/a> yang baik?<\/p>\n<p>Sayangnya, jawabannya tidak selalu. Melek teknologi dan <a href=\"https:\/\/kominfo.slemankab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mengukur-Tingkat-Literasi-Digital-Masyarakat-kab.-Sleman-2022-ebook.pdf\">literasi digital<\/a> adalah dua hal yang berbeda.<\/p>\n<p>Yang satu soal kemampuan teknis, yang lain menyentuh cara berpikir, cara <a href=\"https:\/\/gnld.siberkreasi.id\/5-tantangan-literasi-digital-yang-perlu-diwaspadai-sejak-dini\/\">menilai informasi<\/a>, dan cara berperilaku secara etis di ruang digital.<\/p>\n<p>Keduanya penting, tetapi <a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/438659-none-a6d329c5.pdf\">literasi digital<\/a> justru lebih menentukan bagaimana kita menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Di era ketika informasi beredar lebih cepat daripada klarifikasinya, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/3-alasan-menulis-bukan-cuma-buat-penulis\/\">literasi digital<\/a> menjadi modal utama untuk tetap waras, kritis, dan tidak mudah diprovokasi.<\/p>\n<p>Namun faktanya, banyak dari kita yang terjebak dalam <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-indonesia-butuh-lebih-banyak-penulis-lokal\/\">kebiasaan digital<\/a> yang justru memperparah krisis literasi.<\/p>\n<p>Karena itu, sebelum kita sibuk <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/saatnya-kembali-menulis-dan-memilah-informasi\/\">menyalahkan internet<\/a> yang \u201cberisik\u201d atau medsos yang \u201c<em>toxic<\/em>\u201d, mari mulai dengan refleksi sederhana: Apakah kebiasaan digital kita sudah sehat?<\/p>\n<p>Sudahkah kita bijak dalam menyaring dan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/minat-membaca-di-ujung-tanduk\/\">menyebarkan informasi<\/a>?<\/p>\n<h2>Apa Itu Literasi Digital? Jangan Asal Pakai Istilah!<\/h2>\n<h1><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-5052\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu1-300x201.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"201\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu1-300x201.jpeg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu1.jpeg 335w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h1>\n<p>Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami terlebih dahulu: apa itu <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/panduan-menulis-kalimat-yang-efektif-dan-mudah-dipahami\/\">literasi digital<\/a>?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-kunci-menyelesaikan-tulisan-tepat-waktu\/\">Literasi digital<\/a> bukan hanya kemampuan untuk menggunakan perangkat atau aplikasi.<\/p>\n<p>Bukan sekadar tahu cara membuat akun, mengunggah foto, atau <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-dalam-meningkatkan-kualitas-hidup-masyarakat\/\">menyusun presentasi<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/tips-mengubah-pengalaman-pribadi-menjadi-buku\/\">Literasi digital<\/a> adalah kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan mengelola informasi di dunia digital secara etis dan kritis.<\/p>\n<p>Dengan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/asah-mental-penulis-dengan-cara-efektif-berpikir-kritis\/\">literasi digital<\/a>, kita mampu:<\/p>\n<ul>\n<li>Menilai kualitas informasi yang kita temui<\/li>\n<li>Menyaring mana yang fakta, mana yang manipulasi<\/li>\n<li>Menanggapi konten secara logis, bukan emosional<\/li>\n<li>Berinteraksi secara sehat di ruang digital<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tanpa kemampuan ini, kita hanya akan menjadi <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/asah-mental-penulis-dengan-cara-efektif-berpikir-kritis\/\">pengguna pasif<\/a> yang mudah terbawa arus informasi.<\/p>\n<p>Terprovokasi oleh judul clickbait, atau bahkan ikut menyebarkan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/asah-mental-penulis-dengan-cara-efektif-berpikir-kritis\/\">berita palsu<\/a> tanpa sadar.<\/p>\n<p>Jadi, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/perhatikan-4-hal-ini-agar-novelmu-tidak-membosankan\/\">literasi digital<\/a> bukan tentang tahu &#8220;cara menggunakan&#8221;, tapi soal &#8220;apa yang kamu lakukan setelah menggunakannya.&#8221; Dan di sinilah peran kebiasaan harian menjadi sangat krusial.<\/p>\n<h2>Cek Kebiasaanmu! Tanda-Tanda Literasi Digital Masih Lemah<\/h2>\n<h1><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-5051\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu2-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu2-300x200.jpeg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu2.jpeg 336w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h1>\n<p>Kamu mungkin merasa dirimu aktif dan produktif di dunia digital.<\/p>\n<p>Tapi apakah kamu benar-benar bijak? Yuk, cek daftar kebiasaan di bawah ini.<\/p>\n<p>Jika kamu merasa pernah atau sering melakukannya, itu bisa jadi sinyal bahwa literasi digitalmu masih perlu ditingkatkan.<\/p>\n<ol>\n<li>Membagikan Tanpa Membaca<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kamu lihat judul yang dramatis, langsung share ke grup WhatsApp.<\/p>\n<p>Padahal kamu belum membaca isi artikelnya secara lengkap. Judul bisa saja menyesatkan atau tidak sesuai dengan isinya.<\/p>\n<p>Kebiasaan ini rentan menjadikanmu bagian dari rantai penyebar hoaks.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Percaya Tanpa Periksa Sumber<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kamu membaca sebuah \u201cfakta\u201d dari akun yang tak kamu kenal, lalu langsung mempercayainya.<\/p>\n<p>Dan tidak mencari tahu siapa yang mengunggahnya, tidak memeriksa apakah akun itu kredibel, dan bahkan tidak mengecek apakah klaim tersebut didukung oleh rujukan ilmiah.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Komentar Saat Emosi Masih Tinggi<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kamu membaca komentar orang lain, merasa tersinggung, lalu langsung membalas dengan emosi.<\/p>\n<p>Serta tidak mengecek konteks atau berniat berdiskusi.<\/p>\n<p>Akibatnya, konflik digital pun makin panjang dan tidak produktif.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Memburu Viral, Mengabaikan Nilai<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kamu cenderung menyukai dan menyebarkan konten yang sensasional.<\/p>\n<p>Semakin aneh, marah, atau kontroversial kontennya, semakin kamu anggap \u201cmenarik\u201d.<\/p>\n<p>Kamu jarang meluangkan waktu untuk membaca konten yang membangun, reflektif, atau edukatif.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>Tidak Punya Batasan Digital<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kamu <em>scrolling<\/em> tanpa arah, berpindah dari satu video ke video lain, tanpa tahu apa yang kamu cari.<\/p>\n<p>Dan merasa sibuk online, tapi setelah itu merasa kosong. Ini tanda kamu menjadi konsumen pasif, bukan pengguna aktif.<\/p>\n<p>Jika beberapa dari kebiasaan ini terasa akrab, tenang kamu tidak sendirian.<\/p>\n<p>Justru dengan menyadarinya, kamu sudah mengambil langkah awal untuk meningkatkan kualitas interaksimu di dunia digital.<\/p>\n<h2>Mengapa Literasi Digital Itu Penting dan Mendesak<\/h2>\n<h1><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-5050\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu3-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu3.jpeg 336w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h1>\n<p>Dulu, kita belajar bahwa informasi adalah kekuatan.<\/p>\n<p>Tapi sekarang, informasi juga bisa menjadi ancaman.<\/p>\n<p>Ketika informasi tersebar lebih cepat dari klarifikasinya, yang bisa menyelamatkan kita adalah kemampuan untuk menyaringnya.<\/p>\n<p>Tanpa literasi digital:<\/p>\n<ul>\n<li>Kita mudah termakan hoaks, terutama yang diselipkan dalam narasi emosional.<\/li>\n<li>Kita berisiko terlibat dalam disinformasi, bahkan tanpa sadar.<\/li>\n<li>Kita cenderung ikut menyebarkan kebingungan, bukan menyelesaikannya.<\/li>\n<li>Kita terjebak dalam ruang gema digital, hanya mengikuti opini yang kita suka, bukan fakta yang benar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebaliknya, dengan literasi digital yang kuat:<\/p>\n<ul>\n<li>Kita lebih sadar terhadap apa yang kita baca dan bagikan<\/li>\n<li>Kita berpikir dua kali sebelum klik \u201c<em>share<\/em>\u201d<\/li>\n<li>Kita tahu bahwa tidak semua informasi harus direspons, apalagi dibalas dengan emosi<\/li>\n<li>Kita jadi kontributor, bukan hanya konsumen<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Menulis: Latihan Literasi Paling Ampuh<\/h2>\n<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-5049\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu4-300x196.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu4-300x196.jpeg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu4.jpeg 343w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h1>\n<p>Salah satu cara terbaik untuk melatih literasi digital adalah dengan menulis.<\/p>\n<p>Mengapa? Karena menulis bukan hanya kegiatan teknis, tapi proses berpikir.<\/p>\n<p>Saat kamu menulis:<\/p>\n<ul>\n<li>Kamu menyusun ulang informasi yang kamu terima<\/li>\n<li>Kamu menyaring dan memilih mana yang penting<\/li>\n<li>Kamu memaksa dirimu untuk berpikir jernih<\/li>\n<li>Kamu belajar menyampaikan ide secara runtut dan logis<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menulis juga mendorongmu menjadi pengguna aktif, bukan sekadar penikmat konten.<\/p>\n<p>Kamu mulai menciptakan. Kamu tidak hanya bereaksi, tapi merespons dengan alasan yang jelas.<\/p>\n<p>Dan kabar baiknya, kamu tidak harus menulis panjang atau rumit. Kamu bisa mulai dari:<\/p>\n<ul>\n<li>Jurnal pribadi<\/li>\n<li>Refleksi dari konten yang kamu baca atau tonton<\/li>\n<li>Opini pendek di media sosial<\/li>\n<li>Catatan harian tentang pengalaman digitalmu<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-5048\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu5-300x128.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"128\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu5-300x128.jpeg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu5.jpeg 523w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Kita hidup di zaman di mana informasi mudah diakses, tapi tidak semua orang mampu memprosesnya dengan benar.<\/p>\n<p>Kita punya teknologi yang hebat, tapi apakah kita juga memiliki kesadaran yang cukup?<\/p>\n<p data-start=\"5768\" data-end=\"5963\">Literasi digital adalah kunci.<\/p>\n<p>Ia hanya tumbuh jika kita berani bertanya, belajar memilah, dan aktif menulis atau merespons secara sadar.<\/p>\n<p data-start=\"5965\" data-end=\"6218\">Maka sekarang, bukan saatnya hanya sekadar mengakses.<\/p>\n<p>Saatnya kamu beraksi.<\/p>\n<p>Baca lebih teliti. Tulis dengan tanggung jawab. Sebarkan yang bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Banyak orang merasa dirinya sudah melek literasi digital. Alasannya sederhana, mereka bisa mengoperasikan smartphone, aktif di media sosial, tahu cara membuat presentasi, dan mampu mengunduh aplikasi terbaru. Tapi, apakah semua itu cukup untuk disebut memiliki literasi digital yang baik? Sayangnya, jawabannya tidak selalu. Melek teknologi dan literasi digital adalah dua hal yang berbeda. Yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":152,"featured_media":5053,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,25],"tags":[289,53,170,326,327,78,64,325],"class_list":["post-5047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-tips","category-literasi","tag-baca-buku","tag-literasi","tag-literasi-digital","tag-manfaat-membaca","tag-manfaat-menulis","tag-membaca","tag-nasmedia","tag-share"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu! - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-23T05:39:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"422\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"224\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ayu Indah Lestari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ayu Indah Lestari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ayu Indah Lestari\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bb91d074fe8252d4ac7eba0b6a6e5d1b\"},\"headline\":\"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!\",\"datePublished\":\"2025-07-23T05:39:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/\"},\"wordCount\":872,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg\",\"keywords\":[\"baca buku\",\"literasi\",\"literasi digital\",\"manfaat membaca\",\"manfaat menulis\",\"membaca\",\"nasmedia\",\"share\"],\"articleSection\":[\"Artikel &amp; Tips\",\"Literasi Digital\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/\",\"name\":\"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu! - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-07-23T05:39:50+00:00\",\"description\":\"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg\",\"width\":422,\"height\":224},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"description\":\"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"width\":567,\"height\":83,\"caption\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nasmedia.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@nasmediaentertainment8519\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bb91d074fe8252d4ac7eba0b6a6e5d1b\",\"name\":\"Ayu Indah Lestari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ayu Indah Lestari\"},\"description\":\"Penulis buku Meramu Rindu, Lintas Waktu, Dialektika Ruang Maya dan Sepasang (R)asa. Aktif dalam dunia literasi dan pendidikan sejak tahun 2012 serta saat ini bekerja sebagai asisten editor di Penerbit Nasmedia.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/author\\\/ayu-indah-lestari\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu! - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!","og_description":"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?","og_url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/","og_site_name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","article_published_time":"2025-07-23T05:39:50+00:00","og_image":[{"width":422,"height":224,"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ayu Indah Lestari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ayu Indah Lestari","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/"},"author":{"name":"Ayu Indah Lestari","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/bb91d074fe8252d4ac7eba0b6a6e5d1b"},"headline":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!","datePublished":"2025-07-23T05:39:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/"},"wordCount":872,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg","keywords":["baca buku","literasi","literasi digital","manfaat membaca","manfaat menulis","membaca","nasmedia","share"],"articleSection":["Artikel &amp; Tips","Literasi Digital"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/","name":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu! - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg","datePublished":"2025-07-23T05:39:50+00:00","description":"Literasi digital bukan sekadar bisa pakai teknologi. Cek kebiasaan digitalmu\u2014apakah kamu sudah mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menanggapi konten dengan bijak?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#primaryimage","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/5-Tanda-Literasi-Digital-Rendah-Cek-Kebiasaanmu.jpeg","width":422,"height":224},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-tanda-literasi-digital-rendah-cek-kebiasaanmu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Tanda Literasi Digital Rendah, Cek Kebiasaanmu!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi","publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","width":567,"height":83,"caption":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","https:\/\/www.youtube.com\/@nasmediaentertainment8519"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/bb91d074fe8252d4ac7eba0b6a6e5d1b","name":"Ayu Indah Lestari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/baa116c44171821008eb7d2fee277512ad4a717876458427936a4b80b67e01e9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ayu Indah Lestari"},"description":"Penulis buku Meramu Rindu, Lintas Waktu, Dialektika Ruang Maya dan Sepasang (R)asa. Aktif dalam dunia literasi dan pendidikan sejak tahun 2012 serta saat ini bekerja sebagai asisten editor di Penerbit Nasmedia.","sameAs":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"],"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/author\/ayu-indah-lestari\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/152"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5047"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5047\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5054,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5047\/revisions\/5054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}