{"id":6027,"date":"2025-10-22T13:36:38","date_gmt":"2025-10-22T06:36:38","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?p=6027"},"modified":"2025-10-22T13:36:38","modified_gmt":"2025-10-22T06:36:38","slug":"mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/","title":{"rendered":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?"},"content":{"rendered":"<h1><strong>Pendahuluan <\/strong><\/h1>\n<p>Mengapa <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital<\/a> menjadi <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">kunci melawan<\/a><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"> hoaks<\/a>? Karena di <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">era media sosial<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">berita online<\/a>, arus informasi bergerak begitu cepat. Setiap orang bisa menjadi produsen sekaligus konsumen informasi. Tanpa <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital<\/a>, masyarakat mudah terjebak dalam misinformasi dan disinformasi yang merugikan.<\/p>\n<p>Hampir setiap hari kita menerima pesan berantai, tautan berita, atau konten digital. Jika tidak <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">kritis<\/a>, kita bukan hanya korban, tetapi juga <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">penyebar hoaks.<\/a> Olah karena itu, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital<\/a> menjadi benteng utama untuk menjaga keamanan informasi dan membangun masyarakat <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">digital<\/a> yang sehat.<\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\"><strong>Literasi Digital<\/strong><\/a><strong> dan Pentingnya <\/strong><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\"><strong>Kesadaran Kritis<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6028\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks.png 1920w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks-300x169.png 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks-1024x576.png 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks-768x432.png 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-apa-itu-literasi-digital-dan-dampak-hoaks-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">Literasi digital<\/a> adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan menggunakan teknologi informasi secara bijak.\u00a0 Jadi, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital<\/a> tidak hanya soal mengoperasikan perangkat, tetapi juga tentang <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">etika digital, literasi media,<\/a> dan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi informasi<\/a>.<\/p>\n<p>Mengapa <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital<\/a> penting? Karena <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">hoaks<\/a> menyebar melalui media sosial, aplikasi pesan instan, dan berita online. Tanpa kesadaran kritis, masyarakat mudah percaya pada konten digital yang belum terverifikasi. Dengan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\">literasi digital,<\/a> seorang mampu memverifikasi fakta, membedakan berita palsu dari informasi valid, dan menghindari jebakan misinformasi.<\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"><strong>Hoaks<\/strong><\/a><strong> dan Dampaknya bagi Masyarakat <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/6-langkah-praktis-meningkatkan-literasi-digital\/\"><strong>Digital<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">Hoaks<\/a> bukan sekadar berita palsu tetapi juga bentuk manipulasi informasi yang sengaja dibuat untuk menyesatkan. Dampaknya serius: menimbulkan kepanikan, memecah belah masyarakat, bahkan mengancam keamanan nasional.<\/p>\n<p>Di Indonesia, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">hoaks<\/a> sering muncul saat momen politik, bencana alam, atau isu kesehatan. Tanpa <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi digital<\/a>, masyarakat mudah terprovokasi. Oleh karena itu, melawan hoaks bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab setiap individu dalam budaya digital.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\"><strong>Literasi Digital<\/strong><\/a><strong> Menjadi <\/strong><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\"><strong>Kunci Melawan Hoaks<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6030\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci.png 1920w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-300x169.png 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-1024x576.png 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-768x432.png 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-poin-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">Literasi digital<\/a> menjadi kunci melawan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">hoaks<\/a> karena memberi masyarakat kemampuan untuk:<\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Melakukan verifikasi fakta<\/strong><\/h3>\n<p>Lakukan verifikasi fakta sebelum menyebarkan berita online. Caranya dengan mengecek sumber informasi, membandingkan dengan media terpercaya, dan menggunakan platform <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">verifikasi fakta.<\/a><\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menganalisis <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-sebagai-fondasi-pembangunan-bangsa-di-era-digital\/\"><strong>konten digital<\/strong><\/a><\/h3>\n<p>Analisis <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">konten digital<\/a> secara kritis. Perhatikan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-cara-menemukan-gaya-menulis-unik-untuk-karyamu\/\">gaya bahasa<\/a>, pilihan kata, dan tujuan penulis. Banyak berita palsu menggunakan judul provokatif untuk menarik perhatian. Dengan kemampuan analisis, kamu bisa memahami maksud tersembunyi, membedakan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">fakta dari opini<\/a>, dan menghindari jebakan disinformasi.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menggunakan <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\"><strong>etika digital<\/strong><\/a><\/h3>\n<p>Jangan menyebarkan <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">berita online<\/a> yang belum jelas kebenarannya. Gunakan prinsip tanggung jawab, hormati privasi orang lain, dan pastikan konten yang kamu bagikan bermanfaat.<\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Membangun kesadaran kritis<\/strong><\/h3>\n<p>Bangun <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">kesadaran kritis<\/a> agar tidak mudah percaya pada judul sensasional. Banyak <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">hoaks<\/a> menggunakan judul bombastis untuk memancing emosi <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-langkah-agar-membaca-lebih-asyik-daripada-scroll-media-sosial\/\">pembaca<\/a>. Kamu bisa <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">membaca isu berita<\/a> secara menyeluruh, menilai <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">logika informasi<\/a>, dan mengambil <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">keputusan<\/a> berdasarkan data, bukan sekedar emosi.<\/p>\n<h3><strong>5.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Melindungi keamanan informasi<\/strong><\/h3>\n<p>Lindungi keamanan informasi dengan menjaga data pribadi. Jarang sembarangan membagikan nomor telepon, alamat, atau identitas di <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-sebagai-fondasi-pembangunan-bangsa-di-era-digital\/\">media sosial<\/a>. Gunakan kata sandi yang kuat, aktifkan verifikasi dua langkah, dan waspadai tautan mencurigakan.<\/p>\n<h2><strong>Peran Pendidikan Literasi dalam <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"><strong>Melawan Hoaks<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">Pendidikan literasi digital<\/a> harus dimulai sejak dini. Sekolah, kampus, dan komunitas<a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\"> literasi<\/a> perlu mengajarkan cara membaca berita online dengan <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">kritis<\/a>. Program <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi digital<\/a> juga harus melibatkan orang tua. <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">Edukasi digital<\/a> membantu <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-fakta-literasi-finansial-gen-z-berdasarkan-survei-ojk\/\">generasi muda<\/a> memahami perbedaan antara <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/hukum\/cara-membedakan-fakta-dan-opini-232354\">fakta dan opini<\/a>, serta melatih mereka untuk tidak mudah terprovokasi.<\/p>\n<h2><strong>Strategi Praktis <\/strong><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"><strong>Melawan Hoaks<\/strong><\/a><strong> dengan <\/strong><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\"><strong>Literasi Digital<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6031\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks.png 1920w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks-300x169.png 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks-1024x576.png 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks-768x432.png 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-strategi-melawan-hoaks-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Cek sumber informasi<\/strong><\/h3>\n<p>Kamu harus selalu mengecek <a href=\"https:\/\/www.belajarlagi.id\/post\/bagaimana-memilah-sumber-informasi-yang-tepat\">sumber informasi<\/a> sebelum mempercayai atau membagikannya. Pastikan berita berasal dari media resmi atau portal terpercaya agar tehindar dari <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">hoaks.<\/a><\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Gunakan platform verifikasi fakta<\/strong><\/h3>\n<p>Kamu bisa menggunakan platform verfikasi fakta untuk memastikan kebenaran <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-sebagai-fondasi-pembangunan-bangsa-di-era-digital\/\">berita online.<\/a> Langkah ini membantu membedakan informasi valid dari berita palsu.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Pahami <\/strong><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\"><strong>pola hoaks<\/strong><\/a><\/h3>\n<p>Kamu perlu memahami pola <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">hoaks<\/a> yang biasanya menggunakan judul sensasional, gambar editan, atau narasi provokatif. Dengan mengenali ciri ini, kamu bisa lebih <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">kritis<\/a> terhadap <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-sebagai-fondasi-pembangunan-bangsa-di-era-digital\/\">konten digital.<\/a><\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Bangun <\/strong><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\"><strong>etika digital<\/strong><\/a><\/h3>\n<p>Kamu harus membangun <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">etika digital<\/a> dengan membagikan informasi secara bertanggung jawab. Jangan sebarkan berita yang belum \u00a0jelas kebenarannya agar tidak memperkuat penyebaran disinformasi.<\/p>\n<h3><strong>5.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Tingkatkan <\/strong><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\"><strong>literasi informasi<\/strong><\/a><\/h3>\n<p>Kamu perlu meningkatkan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">literasi informasi<\/a> dengan membaca dari berbagai sumber dan membandingkan data. Semakin tinggi <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi digitalmu<\/a>, semakin kuat kemampuanmu <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">melawan hoaks.<\/a><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"><strong>Literasi Digital<\/strong><\/a><strong> dan Teknologi Informasi<\/strong><\/h2>\n<p><strong>Teknologi informasi<\/strong> berkembang pesat, dan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">hoaks<\/a> ikut memanfaatkan celah ini. Algoritma media sosial sering memperkuat konten yang viral, bukan yang\u00a0 benar.\u00a0 Dengan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi digital<\/a>, masyarakat bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">teknologi informasi<\/a> untuk hal positif: memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menyebarkan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">edukasi digital.<\/a><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\"><strong>Literasi Digital<\/strong><\/a><strong> sebagai Budaya Baru<\/strong><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">Masyarakat digital<\/a> harus menjadikan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">literasi digital<\/a> sebagai budaya. Sama seperti <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-langkah-agar-membaca-lebih-asyik-daripada-scroll-media-sosial\/\">membaca<\/a> buku menjadi bagian dari <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">literasi<\/a> tradisional, <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/5-langkah-agar-membaca-lebih-asyik-daripada-scroll-media-sosial\/\">membaca<\/a> berita online dengan <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">kritis<\/a> harus menjadi kebiasaan baru.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">Budaya digital<\/a> yang sehat hanya bisa terwujud jika setiap individu memiliki kesadaran <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/rendahnya-literasi-digital-jadi-penyebab-penyebaran-berita-hoax\">kritis<\/a>. <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">Literasi digital<\/a> \u00a0bukan sekedar keterampilan, tetapi juga sikap hidup yang menolak berita palsu dan memilih kebenaran.<\/p>\n<h1><strong>Penutup <\/strong><\/h1>\n<p>Mengapa <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">literasi digital<\/a> menjadi kunci <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">melawan hoaks<\/a>? Karena <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">literasi digital<\/a> memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis <a href=\"https:\/\/www.komdigi.go.id\/berita\/pengumuman\/detail\/lawan-hoax-gerakan-nasional-literasi-digital-digalakkan\">konten digital<\/a>, dan membangun kesadaran kritis. Dengan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/peran-literasi-digital-dalam-menangkal-hoaks\/\">literasi digital<\/a>, kita bisa melawan berita palsu, misinformasi, dan disinformasi yang merugikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Mengapa literasi digital menjadi kunci melawan hoaks? Karena di era media sosial dan berita online, arus informasi bergerak begitu cepat. Setiap orang bisa menjadi produsen sekaligus konsumen informasi. Tanpa literasi digital, masyarakat mudah terjebak dalam misinformasi dan disinformasi yang merugikan. Hampir setiap hari kita menerima pesan berantai, tautan berita, atau konten digital. Jika tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":156,"featured_media":6029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[320,756,473,754,753,757,206,755,170,752],"class_list":["post-6027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-tips","tag-budaya-literasi","tag-dampak-hoaks","tag-dunia-literasi","tag-dunia-teknologi","tag-etika-digital","tag-fakta-dan-opini","tag-hoaks","tag-informasi","tag-literasi-digital","tag-melawan-hoaks"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-22T06:36:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurni Amalia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurni Amalia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nurni Amalia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/357ea344de61676c46e3f3b3dcf3e7f3\"},\"headline\":\"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?\",\"datePublished\":\"2025-10-22T06:36:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/\"},\"wordCount\":753,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png\",\"keywords\":[\"budaya literasi\",\"dampak hoaks\",\"dunia literasi\",\"dunia teknologi\",\"etika digital\",\"fakta dan opini\",\"hoaks\",\"informasi\",\"literasi digital\",\"melawan hoaks\"],\"articleSection\":[\"Artikel &amp; Tips\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/\",\"name\":\"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png\",\"datePublished\":\"2025-10-22T06:36:38+00:00\",\"description\":\"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"description\":\"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"width\":567,\"height\":83,\"caption\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nasmedia.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@nasmediaentertainment8519\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/357ea344de61676c46e3f3b3dcf3e7f3\",\"name\":\"Nurni Amalia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurni Amalia\"},\"description\":\"Mahasiswa aktif jurusan sastra inggris dengan minat mendalam terhadap membaca, penulisan dan dunia literasi.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/author\\\/nurni-amalia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?","og_description":"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.","og_url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/","og_site_name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","article_published_time":"2025-10-22T06:36:38+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png","type":"image\/png"}],"author":"Nurni Amalia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nurni Amalia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/"},"author":{"name":"Nurni Amalia","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/357ea344de61676c46e3f3b3dcf3e7f3"},"headline":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?","datePublished":"2025-10-22T06:36:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/"},"wordCount":753,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png","keywords":["budaya literasi","dampak hoaks","dunia literasi","dunia teknologi","etika digital","fakta dan opini","hoaks","informasi","literasi digital","melawan hoaks"],"articleSection":["Artikel &amp; Tips"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/","name":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png","datePublished":"2025-10-22T06:36:38+00:00","description":"Literasi digital memberi masyarakat kemampuan untuk memverifikasi fakta, menganalisis konten digital, dan membangun kesadaran kritis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#primaryimage","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/gambar-mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks.png","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/mengapa-literasi-digital-menjadi-kunci-melawan-hoaks\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Literasi Digital Menjadi Kunci Melawan Hoaks?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi","publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","width":567,"height":83,"caption":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","https:\/\/www.youtube.com\/@nasmediaentertainment8519"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/357ea344de61676c46e3f3b3dcf3e7f3","name":"Nurni Amalia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4d8bc60108a1bee007014e520dc08410ef90b49b956cacb956146a856c5bafdc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurni Amalia"},"description":"Mahasiswa aktif jurusan sastra inggris dengan minat mendalam terhadap membaca, penulisan dan dunia literasi.","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/author\/nurni-amalia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/156"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6027"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6032,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6027\/revisions\/6032"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}