{"id":6244,"date":"2025-10-29T12:00:29","date_gmt":"2025-10-29T05:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?p=6244"},"modified":"2025-10-29T13:01:26","modified_gmt":"2025-10-29T06:01:26","slug":"kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/","title":{"rendered":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?"},"content":{"rendered":"<h2>Pendahuluan<\/h2>\n<p>Kapan terakhir kali kamu <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> buku. Tidakkah kamu sadar kalau <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/\">minat baca menurun di tengah budaya <em>scroll<\/em> saat ini<\/a>?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/rri.co.id\/daerah\/649261\/unesco-sebut-minat-baca-orang-indonesia-masih-rendah\">UNESCO mengonfirmasi bahwa minat baca di Indonesia mencapai 0,001%<\/a>. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia cuma 1 yang mau <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a>.<\/p>\n<p>Di <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">era digital<\/a> saat ini, berbagai platform membanjiri kita dengan <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/cintapuspita0029\/68561206ed64151c89209612\/budaya-konten-instan-dan-literasi-yang-tertinggal\">konten instan<\/a>, mulai dari <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/cintapuspita0029\/68561206ed64151c89209612\/budaya-konten-instan-dan-literasi-yang-tertinggal\">video singkat<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/cintapuspita0029\/68561206ed64151c89209612\/budaya-konten-instan-dan-literasi-yang-tertinggal\">meme kocak<\/a>, hingga berita yang disajikan dengan cepat.<\/p>\n<p>Jadi, hampir setiap orang akan memilih menggulir layar headphone mereka daripada membuka halaman buku.<\/p>\n<p>Mereka menikmati <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/cintapuspita0029\/68561206ed64151c89209612\/budaya-konten-instan-dan-literasi-yang-tertinggal\">hiburan cepat<\/a> daripada menyelami bacaan yang panjang. Sehingga tidak heran jika <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> buku terasa berat.<\/p>\n<h2>Scrolling vs Membaca<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/minat-membaca-di-ujung-tanduk\/\">S<em>crolling<\/em><\/a> memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-media-sosial\/?srsltid=AfmBOooeJu-Bw7DJhIccYNNcJMaGf6UIo-ZLISfQ0ZYnFuPODoF8lOO2\">media sosial<\/a>.<\/p>\n<p>Dominasi ini mendorong kita lebih memilih hiburan media sosial yang cepat dan ringan daripada membaca tulisan panjang.<\/p>\n<p>Akibatnya, kebiasaan tersebut membuat banyak orang <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/minat-membaca-di-ujung-tanduk\/\">menurunkan minat bacanya<\/a> karena mereka menganggap <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a>\u00a0melelahkan dan kurang menarik.<\/p>\n<h2>Kenapa Buku Dianggap Melelahkan?<\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6248\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan.jpg\" alt=\"\" width=\"2000\" height=\"1214\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan.jpg 2000w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan-300x182.jpg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan-1024x622.jpg 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan-768x466.jpg 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Alasan-Membaca-Buku-Dianggap-Melelahkan-1536x932.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><\/p>\n<p>Buku seringkali dianggap melelahkan dan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya.<\/p>\n<p>Sementara pada <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/era-digital\/\">era digital<\/a> saat ini, otak kita sudah terbiasa menerima informasi yang singkat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">Membaca<\/a> juga, menuntut kita untuk berimajinasi membayangkan isi cerita. Jadi, bagi banyak orang ini terasa berat.<\/p>\n<p>Dibanding, menonton video langsung yang menyajikan gambar dan suara yang menarik.<\/p>\n<h2>Dampak Budaya Scroll<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6275\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi.jpg\" alt=\"\" width=\"2000\" height=\"1214\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi.jpg 2000w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi-300x182.jpg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi-1024x622.jpg 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi-768x466.jpg 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-budaya-scroll-dan-dampak-menurunnya-literasi-1536x932.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><\/p>\n<p>Dampak dari budaya ini bisa membuat otak terbiasa terburu-buru, dan ingin hal yang serba cepat, bahkan dalam memahami sebuah cerita.<\/p>\n<p>Membuat konsentrasi menurun drastis, karena saat melakukan suatu aktifitas lain kita terganggu dengan mendengar notifikasi dari ponsel.<\/p>\n<p>Terjebak <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/10-cara-menghindari-doomscrolling-dan-zombie-scrolling\/\"><em>doomscrolling<\/em><\/a> dan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/10-cara-menghindari-doomscrolling-dan-zombie-scrolling\/\"><em>zombie scrolling<\/em><\/a>.<\/p>\n<h3><em>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/em><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/10-cara-menghindari-doomscrolling-dan-zombie-scrolling\/\"><em>Doomscrolling<\/em><\/a><\/h3>\n<p>Merupakan kebiasaan terus-menerut mencari dan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> konten negatif <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-media-sosial\/?srsltid=AfmBOooeJu-Bw7DJhIccYNNcJMaGf6UIo-ZLISfQ0ZYnFuPODoF8lOO2\">media sosial<\/a>.<\/p>\n<p>Yang bisa membuat orang merasa pesimis dan hilang harapan karena dampak dari bacaan yang negatif.<\/p>\n<h3>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/10-cara-menghindari-doomscrolling-dan-zombie-scrolling\/\">Zombie Scrolling<\/a><\/h3>\n<p>Kebiasaan ini mengacu pada aktifitas menggulir <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-media-sosial\/?srsltid=AfmBOooeJu-Bw7DJhIccYNNcJMaGf6UIo-ZLISfQ0ZYnFuPODoF8lOO2\">media sosial<\/a> atau <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">konten digital<\/a> tanpa tujuan yang jelas layaknya \u201czombie\u201d.<\/p>\n<p>Dampaknya, seseorang menghabiskan waktu berjam-jam menatap gadget mereka, tanpa benar-benar memproses informasi yang mereka lihat.<\/p>\n<h2>Dampak Hilangnya Minat Membaca<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6250\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca.jpg\" alt=\"\" width=\"2000\" height=\"1214\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca.jpg 2000w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca-300x182.jpg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca-1024x622.jpg 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca-768x466.jpg 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/dampak-rendahnya-minat-baca-1536x932.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/minat-membaca-di-ujung-tanduk\/\">Minat baca<\/a> yang rendah membuat wawasan semakin dangkal. Informasi yang diserap terbatas pada <em>headline<\/em> atau potongan singkat.<\/p>\n<p>Kemampuan <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6841722\/berpikir-kritis-adalah-pengertian-karakteristik-dan-manfaatnya\">berpikir kritis<\/a> \u00a0menurun karena jarang menelaah teks panjang. Akibatnya mudah terjebak informasi serta berita palsu.<\/p>\n<p>Kreatifitas juga ikut terhambat, karena jarangnya <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/ketahui-manfaat-membaca-buku\/\">membaca buku<\/a> yang memiliki ide serta nilai yang tidak di miliki <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/cintapuspita0029\/68561206ed64151c89209612\/budaya-konten-instan-dan-literasi-yang-tertinggal\">konten instan<\/a>.<\/p>\n<h2>Strategi Meningkatkan Minat Baca<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6256\" src=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan.jpg\" alt=\"\" width=\"2000\" height=\"1214\" srcset=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan.jpg 2000w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan-300x182.jpg 300w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan-1024x622.jpg 1024w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan-768x466.jpg 768w, https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-yang-bisa-kita-lakukan-1536x932.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><\/p>\n<p>Jadi, apa yang bisa kita lakukan? Berikut beberapa strategi praktisnya:<\/p>\n<h3>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pilih Bacaan yang Menarik<\/h3>\n<p>Mulailah dari hal yang kamu sukai, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/\">novel<\/a> atau <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/\">komik<\/a> yang sesuai dengan genre bacaanmu.<\/p>\n<h3>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Konsisten Membaca<\/h3>\n<p>Buat rutinitas 5-10 menit setiap hari, untuk meluangkan waktu <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a>.<\/p>\n<p>Dengan konsistensi, lama-lama kamu akan mulai terbiasa dna fokus.<\/p>\n<h3>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Manfaatkan Teknologi<\/h3>\n<p>Di <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">era digital<\/a> saat ini, kita harus memanfaatkan tegnologi keberbagai hal positif.<\/p>\n<p>Seperti untuk meingkatkan minat baca, kamu bisa gunakan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/\">e-book<\/a>, <a href=\"https:\/\/penerbitdeepublish.com\/pengertian-audiobook\/\">audiobook<\/a>, atau aaplikasi yang mempermudah <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> di mana saja.<\/p>\n<h3>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ubah Format Baca Jadi Lebih Visual<\/h3>\n<p>Pilihlah buku bergambar yang menyajikan informasi secara visual yang menarik.<\/p>\n<p>Dengan visualisasi, memudahkan pemahaman serta imajinasi yang tergambarkan saat <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a>.<\/p>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Minat baca mungkin menurun di \u00a0<a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">era digital<\/a>, tapi langkah kecil kita dapat membawa perubahan besar.<\/p>\n<p>Mulailah dengan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Membaca\">membaca<\/a> beberapa halaman setiap hari, pilih bacaan yang benar-benar kamu sukai, dan manfaatkan <a href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/literasi-digital-di-era-teknologi\/\">teknologi<\/a> untuk mempermudah membaca.<\/p>\n<p>Jangan biarkan, <a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/faridwildankurniawan0543\/673fc3a5ed6415793f5560a2\/budaya-scrolling-melemahkan-daya-literasi\">budaya <em>scroll<\/em><\/a> menguasai waktumu, kembalikan minat baca dan rasakan perbedaannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Kapan terakhir kali kamu membaca buku. Tidakkah kamu sadar kalau minat baca menurun di tengah budaya scroll saat ini? UNESCO mengonfirmasi bahwa minat baca di Indonesia mencapai 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia cuma 1 yang mau membaca. Di era digital saat ini, berbagai platform membanjiri kita dengan konten instan, mulai dari video singkat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":157,"featured_media":6247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[297,320,51,917,355,338,473,337,918,248,247,341,53,141,78,316,64,350,339],"class_list":["post-6244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-tips","tag-berpikir-kritis","tag-budaya-literasi","tag-budaya-membaca","tag-budaya-scroll","tag-darurat-membaca","tag-doomscrolling","tag-dunia-literasi","tag-era-digital","tag-gadget","tag-gerakan-literasi","tag-kemampuan-membaca","tag-konten-digital","tag-literasi","tag-media-sosial","tag-membaca","tag-minat-baca","tag-nasmedia","tag-scrolling","tag-zombie-scrolling"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T05:00:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-29T06:01:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1214\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tasya Khumairah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tasya Khumairah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tasya Khumairah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0d4af2ddbef3f85157b703a98e3c1db\"},\"headline\":\"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?\",\"datePublished\":\"2025-10-29T05:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T06:01:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/\"},\"wordCount\":529,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg\",\"keywords\":[\"berpikir kritis\",\"budaya literasi\",\"budaya membaca\",\"budaya scroll\",\"darurat membaca\",\"doomscrolling\",\"dunia literasi\",\"era digital\",\"gadget\",\"gerakan literasi\",\"kemampuan membaca\",\"konten digital\",\"literasi\",\"media sosial\",\"membaca\",\"minat baca\",\"nasmedia\",\"scrolling\",\"zombie scrolling\"],\"articleSection\":[\"Artikel &amp; Tips\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/\",\"name\":\"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-29T05:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T06:01:26+00:00\",\"description\":\"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg\",\"width\":2000,\"height\":1214},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"description\":\"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/LOGO-BLOG-1.png\",\"width\":567,\"height\":83,\"caption\":\"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nasmedia.id\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@nasmediaentertainment8519\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0d4af2ddbef3f85157b703a98e3c1db\",\"name\":\"Tasya Khumairah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tasya Khumairah\"},\"description\":\"Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk terus belajar dan berkarya, dengan minat pada karya sastra.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nasmedia.id\\\/blog\\\/author\\\/tasya-khumairah\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?","og_description":"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.","og_url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/","og_site_name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","article_published_time":"2025-10-29T05:00:29+00:00","article_modified_time":"2025-10-29T06:01:26+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1214,"url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tasya Khumairah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tasya Khumairah","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/"},"author":{"name":"Tasya Khumairah","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d0d4af2ddbef3f85157b703a98e3c1db"},"headline":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?","datePublished":"2025-10-29T05:00:29+00:00","dateModified":"2025-10-29T06:01:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/"},"wordCount":529,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg","keywords":["berpikir kritis","budaya literasi","budaya membaca","budaya scroll","darurat membaca","doomscrolling","dunia literasi","era digital","gadget","gerakan literasi","kemampuan membaca","konten digital","literasi","media sosial","membaca","minat baca","nasmedia","scrolling","zombie scrolling"],"articleSection":["Artikel &amp; Tips"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/","name":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll? - Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg","datePublished":"2025-10-29T05:00:29+00:00","dateModified":"2025-10-29T06:01:26+00:00","description":"Scrolling memberikan kepuasan instan bagi masyarakat. Karena terbiasa, melihat konten yang cepat dan ringan di media sosial.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#primaryimage","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rendahnya-Minat-Baca-di-Era-Budaya-Scrolling.jpg","width":2000,"height":1214},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/kenapa-minat-baca-menurun-di-tengah-budaya-scroll\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Minat Baca Menurun di Tengah Budaya Scroll?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","description":"Satu Karya untuk Indonesia Berliterasi","publisher":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#organization","name":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","contentUrl":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/LOGO-BLOG-1.png","width":567,"height":83,"caption":"Nasmedia Blog - Info Penulis, Buku, Penerbit dan Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nasmedia.id","https:\/\/www.youtube.com\/@nasmediaentertainment8519"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/d0d4af2ddbef3f85157b703a98e3c1db","name":"Tasya Khumairah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ba527fb75bece38937955400fa4d70790e83478aa74ecf6630923c74d882b132?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tasya Khumairah"},"description":"Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar berkomitmen untuk terus belajar dan berkarya, dengan minat pada karya sastra.","url":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/author\/tasya-khumairah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/157"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6244"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6277,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6244\/revisions\/6277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}