{"id":9694,"date":"2026-07-27T13:54:15","date_gmt":"2026-07-27T06:54:15","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/?p=9694"},"modified":"2026-07-27T13:54:15","modified_gmt":"2026-07-27T06:54:15","slug":"asal-usul-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/asal-usul-nusantara\/","title":{"rendered":"Asal Usul Nusantara"},"content":{"rendered":"<figure><\/figure>\n<p>Nurul Mukminin<\/p>\n<p>Rp. 80.000<\/p>\n<p>Deskripsi<\/p>\n<p>Pada suatu hari di tahun 2011, di lepas pantai utara Surabaya, sebuah kapal keruk raksasa menyedot pasir dari dasar Selat Madura. Pasir itu untuk menimbun laut, membangun daratan\u00a0 baru bagi kota yang terus melebar. Tak seorang pun di atas kapal itu memikirkan masa lalu; mereka memikirkan masa depan, beton, dan reklamasi. Tetapi ketika pasir basah disemburkan ke lokasi penimbunan, sesuatu yang ganjil ikut terbawa naik. Di antara butiran pasir laut, berkilauan tulang-tulang. Ribuan tulang. Penemuan itu bermula ketika Harold Berghuis, peneliti arkeologi dari Leiden University, menjadi konsultan proyek reklamasi tersebut. Saat pasir dikeruk dan dipindahkan, operator tanpa sengaja mengangkat ribuan fosil. Berghuis menghentikan sementara pekerjaan itu dan mengumpulkan temuannya untuk diidentifikasi. Hasil studinya, bersama Sofwan Noerwidi dan rekan- rekan, terbit di jurnal Quaternary Environments and Humans pada Juni 2025. Mereka menghitung lebih dari 6.000 fosil dari 36 spesies hewan\u2014gajah purba, kerbau raksasa, rusa, bahkan komodo. Dan di antara timbunan tulang binatang itu terselip dua kepingan tengkorak yang membuat napas mereka tertahan: pecahan tulang dahi dan tulang ubun-ubun seorang Homo erectus. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, fosil manusia purba diangkat bukan dari gua atau tebing di daratan, melainkan dari dasar laut\u2014dari sebuah dunia yang telah lama tenggelam.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Halaman<\/td>\n<td>Penerbit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>xxii + 522 hlm<\/td>\n<td>PT. Nas Media Indonesia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>ISBN<\/td>\n<td>E-ISBN<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>XXXXXXXXXXXXXXXXXXX<\/td>\n<td>XXXXXXXXXXXXXXXXXXX<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ukuran<\/td>\n<td>Bahasa<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>14,5 x 20,5 cm<\/td>\n<td>Indonesia<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nurul Mukminin Rp. 80.000 Deskripsi Pada suatu hari di tahun 2011, di lepas pantai utara Surabaya, sebuah kapal keruk raksasa menyedot pasir dari dasar Selat Madura. Pasir itu untuk menimbun laut, membangun daratan\u00a0 baru bagi kota yang terus melebar. Tak seorang pun di atas kapal itu memikirkan masa lalu; mereka memikirkan masa depan, beton, dan&hellip;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":165,"featured_media":9695,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"off","neve_meta_content_width":70,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-9694","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bookstore","category-tracking-buku"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/users\/165"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9694"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9694\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9696,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9694\/revisions\/9696"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}