{"id":9763,"date":"2026-07-31T12:34:09","date_gmt":"2026-07-31T05:34:09","guid":{"rendered":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/?p=9763"},"modified":"2026-07-31T12:34:09","modified_gmt":"2026-07-31T05:34:09","slug":"dinamika-air-di-bali-ketersedian-kualitas-dan-tantangan-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/dinamika-air-di-bali-ketersedian-kualitas-dan-tantangan-masa-depan\/","title":{"rendered":"Dinamika Air di Bali: Ketersedian Kualitas, dan Tantangan Masa Depan"},"content":{"rendered":"<figure><\/figure>\n<p>I Made Sara Wijana<\/p>\n<p>I Wayan Sandi Adnyana<\/p>\n<p>I Nyoman Sunarta<\/p>\n<p>Made Sudiana Mahendra<\/p>\n<p>I Made Sudarma<\/p>\n<p>I Gusti Bagus Sila Dharma<\/p>\n<p>Rp. 80.000<\/p>\n<p>Deskripsi<\/p>\n<p>Di pulau kecil seperti Bali, air tidak hanya hadir sebagai unsur alam yang dipakai lalu dilupakan. Air menopang kehidupan sehari- hari, menghidupi pertanian, menjaga keberlanjutan permukiman, dan secara bersamaan ikut membentuk tata sosial serta budaya masyarakat. Oleh sebab itu, ketika air dibicarakan di Bali, yang menjadi pokok persoalan bukan sekadar jumlah yang tersedia, melainkan hubungan antara manusia, lingkungan, dan ruang hidup pulau yang sama- sama bergantung padanya. Dalam lanskap kepulauan, hubungan ini menjadi lebih krusial karena ruang hidupnya terbatas, cadangan airnya tidak selalu besar, dan kemampuan sistem alam untuk menyerap gangguan sering kali lebih rendah dibandingkan wilayah daratan yang jauh lebih luas. Banyak kajian tentang negara dan wilayah pulau kecil menunjukkan bahwa variasi curah hujan, keterbatasan sumber air tawar, intrusi air laut, pencemaran, dan keterbatasan infrastruktur dapat dengan cepat berubah menjadi persoalan sosial, kesehatan, dan pembangunan ketika air tidak lagi tersedia secara andal. Karakteristik geografis Bali sebagai wilayah kepulauan memperburuk kerentanan tersebut, khususnya terhadap ancaman intrusi air laut di wilayah pesisir yang padat penduduk.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Halaman<\/td>\n<td>Penerbit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>x + 141 hlm<\/td>\n<td>PT. Nas Media Indonesia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>ISBN<\/td>\n<td>E-ISBN<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>XXXXXXXXXXXXXXXXXXX<\/td>\n<td>XXXXXXXXXXXXXXXXXXX<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ukuran<\/td>\n<td>Bahasa<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>14,5 x 20,5 cm<\/td>\n<td>Indonesia<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>I Made Sara Wijana I Wayan Sandi Adnyana I Nyoman Sunarta Made Sudiana Mahendra I Made Sudarma I Gusti Bagus Sila Dharma Rp. 80.000 Deskripsi Di pulau kecil seperti Bali, air tidak hanya hadir sebagai unsur alam yang dipakai lalu dilupakan. Air menopang kehidupan sehari- hari, menghidupi pertanian, menjaga keberlanjutan permukiman, dan secara bersamaan ikut&hellip;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":165,"featured_media":9764,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"off","neve_meta_content_width":70,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-9763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bookstore","category-tracking-buku"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/users\/165"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9763"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9763\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9765,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9763\/revisions\/9765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasmedia.id\/store\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}