Andi Niftah
Andi Niftah
Mahasiswa S1 Sastra Inggris yang gemar membaca dan selalu tertarik dengan dunia kata dan cerita.

Simak! Ini dia 5 Langkah Mengubah Karya Ilmiah jadi Buku Ber-ISBN

Daftar Isi

Pendahuluan

Sudah tahu 5 langkah mengubah karya ilmiah jadi buku ber-ISBN?

Salah satu cara paling efektif agar karya ilmiah tetap hidup dan diakui secara luas adalah mengubahnya menjadi buku ber-ISBN?

Proses ini dikenal dengan istilah konversi karya ilmiah menjadi buku, atau sering disebut juga konversi KTI ke buku ber-ISBN.

Bagi dosen dan peneliti, menerbitkan buku dari karya ilmiah kini bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Lembaga pendidikan lebih mengakui buku yang ber-ISBN menjadi salah satu bukti nyata kontribusi ilmiah.

Namun, banyak yang masih bingung bagaimana caranya mengubah karya ilmiah menjadi buku yang layak terbit.

Jadi, apa saja 5 langkah mengubah karya ilmiah jadi buku ber-ISBN? Yuk kita bahas.

Apa Itu Konversi Karya Ilmiah Menjadi Buku

Secara sederhana, konversi karya ilmiah menjadi buku adalah proses mengubah karya ilmiah menjadi buku yang lebih komunikatif, menarik, dan mudah dibaca.

Jika skripsi, tesis, atau disertasi biasanya tersusun dengan struktur formal (abstrak, metodologi, hasil penelitian, dan sebagainya), maka buku hasil konversi bergaya naratif yang enak dibaca oleh khalayak umum.

Tujuan utamanya adalah menyebarkan ilmu pengetahuan secara lebih luas.  Selain itu, buku hasil konversi juga bisa menjadi bukti konkret produktivitas akademik.

Bagi dosen, penerbitan buku ber-ISBN dapat mendukung pengajuan kenaikan pangkat dan angka kredit. Sedangkan bagi mahasiswa atau peneliti, buku tersebut bisa menjadi portofolio yang menunjukkan kedalaman keilmuan dan kontribusi terhadap pengembangan ilmu.

Langkah-langkah Mengubah Karya Ilmiah Jadi Buku

1. Sesuaikan Struktur Naskah

Pertama, pahami bahwa struktur buku berbeda dari karya ilmiah. Karya ilmiah biasanya mengikuti format IMRaD (Introduction, Methods, Results, Discussion), sedangkan buku membutuhkan alur yang lebih komunikatif.

Artiket Terkait:  Ketahui 6 Perbedaan Buku Digital dan Buku Fisik

Pada tahap ini, kamu bisa memecah bagian Results dan Discussion menjadi beberapa bab yang membahas temuan secara naratif.

Dengan begitu, buku kamu terasa mengalir, tidak kaku seperti laporan penelitian. Langkah ini juga membantu pembaca umum memahami isi buku tanpa terbebani istilah akademik.

2. Buat Kerangka Bab yang Jelas

Selanjutnya, buat kerangka buku. Tentukan daftar bab, subbab, dan ide utama di setiap bagian.

Gunakan isi karya ilmiah kamu sebagai fondasi, lalu tambahkan penjelasan, contoh kasus, ilustrasi, atau refleksi pribadi agar lebih menarik.

Dengan mengikuti peta tersebut, kamu bisa menulis dengan arah yang jelas dan menjaga konsistensi pesan di seluruh bab.

3. Ubah Gaya Bahasa

Setelah memiliki struktur yang rapi, ubah gaya bahasa dari formal akademik menjadi lebih cair. Gunakan kalimat aktif, ringkas, dan langsung ke inti.

Hindari istilah teknis yang terlalu kaku, atau jelaskan istilah penting dengan bahasa sederhana.

Sebagai penulis, kamu juga bisa menambahkan contoh nyata, kisah lapangan, atau pengalaman pribadi untuk memperkuat pesan.

Dengan begitu, buku kamu tidak hanya informatif tetapi juga enak dibaca oleh pembaca dari berbagai latar belakang.

4. Ubah Judul Agar Lebih Menarik

Selanjutnya adalah, perhatikan judul. Judul karya ilmiah biasanya informatif tapi kurang menarik. Untuk buku, pilih judul yang tetap mencerminkan isi namun lebih menarik dan komunikatif.

Gunakan kata-kata yang menimbulkan rasa ingin tahu, seperti “strategi,” “rahasia,” atau “cara efektif”.

5. Bekerja sama dengan Penerbit Nasmedia

Jika semua langkah di atas terasa memakan waktu atau terlalu teknis, kamu bisa memilih cara yang lebih efisien. Serahkan proses konversi kepada Nasmedia, penerbit resmi anggota IKAPI yang berpengalaman dalam mengubah karya ilmiah menjadi buku ber-ISBN.

Artiket Terkait:  Tips Jitu Menulis Alur Cerita Novel Best Seller

Nasmedia akan menangani seluruh prosesnya, mulai dari penyesuaian naskah, penyuntingan, layout, desain sampul, hingga pengurusan ISBN dan distribusi.

Dengan layanan ini, kamu cukup menyerahkan file karya ilmiah (skripsi, tesis, atau disertasi), dan tim Nasmedia akan mengubahnya menjadi buku akademik ber-ISBN yang siap terbit dan diakui secara nasional.

Layanan konversi ini sangat cocok bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti, yang ingin mempublikasikan karya ilmiahnya tanpa repot. Dengan ini, kamu bisa fokus mengajar, meneliti, atau menulis karya baru, sementara buku kamu tetap terbit dengan standar akademik dan profesional.

Penutup

Mengubah karya ilmiah menjadi buku ber-ISBN bukan hanya soal menerbitkan naskah, tetapi tentang menghidupkan kembali hasil pemikiran dan penelitian agar bermanfaat bagi lebih banyak orang.

Buku ber-ISBN membuktikan kontribusi akademik yang nyata, memperluas dampak ilmiah, serta meningkatkan reputasi sebagai dosen, peneliti, atau mahasiswa yang produktif.

Namun, proses konversi ini memang membutuhkan waktu, dan ketelitian. Karena itu, daripada repot mengurus semuanya sendiri, Nasmedia siap menjadi mitra terbaikmu.

Yuk, ubah karya ilmiahmu jadi buku ber-ISBN bersama Nasmedia! Kunjungi dan hubungi tim Nasmedia sekarang untuk konsultasi. Waktunya karya ilmiahmu terkenal dan memberi manfaat lebih besar bagi dunia pendidikan.

Share

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Andi Niftah
Andi Niftah
Mahasiswa S1 Sastra Inggris yang gemar membaca dan selalu tertarik dengan dunia kata dan cerita.
Artikel Terkait