Rahim Darma
Nixia Tenriawaru
Letty Fudjaja
Ayu Anisa Amir
Siti Hardiyanti Syam
Editor: Ni Made Viantika S
Rp.75.000
Deskripsi
Beras memiliki posisi yang sangat strategis dalam sistem pangan Indonesia karena merupakan sumber karbohidrat utama bagi lebih dari 95 persen penduduk Indonesia. Sebagai komoditas pangan pokok, beras tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga menjadi sumber utama pendapatan bagi jutaan petani, pedagang, dan pelaku agribisnis di sepanjang rantai nilai pertanian. Lebih dari itu, beras juga memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di banyak daerah, beras dianggap sebagai simbol kesejahteraan, kemakmuran, dan kedaulatan pangan, menjadikannya komoditas yang sangat sensitif terhadap perubahan harga dan ketersediaan. Tingginya tingkat konsumsi tersebut menjadikan stabilitas pasokan dan harga beras sebagai indikator utama ketahanan pangan nasional. Fluktuasi harga beras, baik di tingkat produsen maupun konsumen, dapat berdampak langsung pada inflasi, kemiskinan, dan stabilitas sosial. Pemerintah Indonesia, melalui berbagai kebijakan seperti pengendalian stok, subsidi pupuk, dan operasi pasar, berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Namun, ketergantungan yang besar terhadap beras juga membuat sistem pangan nasional rentan terhadap gangguan produksi akibat perubahan iklim, serangan hama, dan gangguan rantai pasok global.
| Halaman | Penerbit |
| xiv + 146 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |








