Lompat ke konten

Paradoks Kegagalan yang Gagal, yang Sesal, yang Bangkit

Adi Setiawan

Rp.85.000

Deskripsi

Kenapa saya gagal, sedangkan orang lain berhasil?

Sekarang kita hidup di era informasi yang begitu cepat, luas, dan mudah. Segala macam informasi bisa kita dapatkan dengan mudah bahkan secepat kilat. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, kita mendapat dan memahami banyak sekali informasi dari banyak orang. Mulai dari yang terdekat sampai yang terjauh. Kita bisa melihat keberhasilan orang-orang yang berada di dekat kita, maupun mereka yang jaraknya terpaut jauh dari kita. Sebagai contoh, pada umur yang sama bahkan lebih muda dari kita, orang yang kita kenal semasa kecil, kita melihat dulu dia orang yang biasa-biasa saja, tapi kini telah jauh lebih berhasil dibandingkan dengan kita. Lalu, bila mengamati sosial media facebook misalkan, banyak orang yang ingin sekali berhasil menjadi konten kreator sebab gajinya dolar, diatas UMR pula. Lebih-lebih para kreator kawakan yang selalu pamer gajian dolar, sebulan bisa berpenghasilan puluhan bahkan ratusan juta, dengan kerja yang ngga seberapa melelahkan tetapi hasilnya menggiurkan. Alhasil, banyak netizen lain yang fotokopi jalannya, menjadi konten kreator dengan modal salam interaksi, konten kreator, tebar semangat.

HalamanPenerbit
viii + 128 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
14,8  x 21  cmIndonesia