Lompat ke konten

Valorisasi Bubuk dan Agregat Halus Beton Daur Ulang pada Mortar Sifat Segar, Kinerja Mekanis dan Dampak Lingkungan

Dr. Eng. Ir. Bambang Bakri, S.T., M.T., IPU.

Farid Sitepu, S.T., M.T., Ph.D.

Dr. Eng. Muhammad Akbar Caronge, S.T., M.Eng.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Wihardi Tjaronge, ST., M.Eng.

Dr. Muhammad Asad Abdurrahman, ST., M.Eng.PM

Nabil Raihan Pandjab

Syamsuriani S

Fendri Albakir

Rp. 80.000

Deskripsi

Beton merupakan bahan yang bersifat getas dan memiliki kuat tarik yang sangat rendah; ini dapat dilihat dari berkurangnya tegangan yang terjadi pada beton setelah retak pada kurva tegangan-regangan beton. Sifat mekanik beton ini dapat ditingkatkan dengan menambahkan material yang memiliki kuat tarik yang tinggi, seperti tulangan baja dan serat yang berasal dari bahan komposit (Fares dan Burak Bakir, 2024). Dengan menambahkan tulangan baja atau atau serat komposit akan mengubah perilaku beton yang getas menjadi bahan yang bersifat daktail. Selama beberapa dekade terakhir, struktur yang terbuat dari beton bertulang, contohnya dinding struktural, telah banyak digunakan pada bangunan tinggi yang terletak di daerah gempa, karena dinding struktural memiliki kekakuan yang efektif dalam menahan beban lateral oleh gempa atau tekanan angin. Keefektifan struktur dinding ini dalam menjamin keamanan struktur akibat bencana alam ini dibuktikan dan diakui melalui penelitian eksperimental yang telah dilakukan secara ekstensif (Wu et al., 2017). Namun, untuk memahami respon non-linear yang kompleks, pengujian eksperimental tidak bisa menjadi satu- satunya metode yang dipakai karena keterbatasan biaya dan waktu. Akibatnya, penggunaan metode numerik menjadi perhatian peneliti dan praktisi untuk menganalisis struktur beton bertulang yang kompleks selama 50 tahun terakhir.

 

HalamanPenerbit
xii+ 83 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
15,5  x 23 cmIndonesia