Lompat ke konten

Jejak di Jalan yang Retak

Andika Hadis

Rp. 80.000

Deskripsi

Aku terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Bukan hanya dalam arti ekonomi, tetapi juga dalam kemampuan untuk benar-benar tenang. Orang tuaku adalah orang-orang yang bekerja keras, namun hidup kami dipenuhi persoalan yang datang silih berganti. Sebagian besar perhatian dan tenaga keluarga habis untuk menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh kakak-kakakku. Aku, anak lelaki ketujuh dari delapan bersaudara. lebih sering tumbuh sebagai pengamat belajar diam, belajar menahan, belajar bertahan tanpa banyak bertanya. Rumah tempat aku tumbuh tidak pernah sepenuhnya utuh. Ada cinta, tentu saja. Namun juga ada kelelahan, kegelisahan, dan ketidakpastian yang sejak kecil sudah terasa akrab. Mungkin karena itu, ketika dewasa aku sering melangkah tanpa benar-benar siap. Pernikahan pertamaku terjadi bukan karena kesiapan, melainkan karena keadaan. Pasanganku hamil sebelum kami menikah, dan aku memilih bertanggung jawab bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan atas perbuatan yang telah kulakukan: hubungan badan di luar pernikahan. Aku menikah dengan niat menebus kesalahan dan menjaga komitmen. Namun di pertengahan tahun pertama, aku mengetahui kenyataan yang mengguncang seluruh fondasi hidupku: anak yang dilahirkan bukanlah anak biologisku. Pernikahan itu berdiri bukan di atas cinta yang utuh, melainkan di atas rasa tanggung jawab

HalamanPenerbit
x + 54 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
14,5  x 20,5 cmIndonesia