Lompat ke konten

Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Manajemen Rekayasa

Ratih Dianingtyas Kurnia

Elanjati Worldailmi

Nur Laily Haryanti

Editor: Bayu Hertanta

Rp. 80.000

Deskripsi

Perubahan merupakan bagian tetap dari kehidupan manusia. Peradaban bergerak dari era agraris menuju era industri, kemudian era informasi, dan saat ini memasuki era kecerdasan buatan yang memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara bekerja, belajar, berdagang, berkomunikasi, dan beragama. Dalam kondisi yang terus berubah ini, kemampuan berinovasi tidak lagi sekadar menjadi keunggulan kompetitif, tetapi menjadi syarat keberlangsungan. Individu, organisasi, dan bangsa yang tidak memperbarui diri berisiko tertinggal oleh perkembangan zaman. Islam menempatkan perubahan sebagai realitas yang harus direspons secara aktif, bukan dihadapi secara pasif. Al-Qur’an menegaskan bahwa perbaikan nasib suatu kaum bergantung pada kesediaan mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dalam literatur umum, inovasi dipahami sebagai proses penciptaan atau penerapan gagasan, metode, produk, atau layanan baru yang memberi nilai tambah. Joseph Schumpeter memandang inovasi sebagai motor penggerak ekonomi melalui “kombinasi-kombinasi baru” atas sumber daya. Everett Rogers menekankan inovasi sebagai gagasan, praktik, atau objek yang dipersepsikan baru oleh individu atau unit adopsi.

HalamanPenerbit
x + 133 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
15,5 x 23 cmIndonesia