Abdul Muis
Rp. 80.000
Deskripsi
Dua tahun lebih aku berada di kampung bersama abangku Wahyudi anak wawak. Setelah itu aku pergi pula meninggalkan kampung halamanku, menurutkan panggilan hati, dan selama itu pula aku belum bekerja. Aku jadi gunjingan orang di kampung. Katanya percuma saja sekolah, tapi tidak bekerja, tidak jadi pegawai, mau makan apa? Kalau kudengar- dengar omongan orang itu, sakit juga perasaanku. Tapi apa boleh buatlah, memang aku setelah tamat SMP pulang ke kampung tidak bekerja, dan memang itulah kenyataannya. Sebenarnya aku bukan tak ingin bekerja, tapi apa pekerjaan di kampungku? Mengambil upahan di ladang orang? Serasa tak mungkin. Aku tak mampu mencangkul lalang. Upahnya pun tak seberapa. Masih sukur Bangku ada deretan karet peninggalan kakek dan rumah yang ditempatinya.
| Halaman | Penerbit |
| viii+ 286 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |









