Andius Dasa Putra
Rp. 80.000
Deskripsi
Jembatan Suramadu yang menghu‐ bungkan Surabaya dan Madura memiliki panjang 5,4 km. Untuk merancang jembatan sebesar ini, insinyur sipil harus menguasai sistem satuan, konversi satuan, dan pengukuran yang presisi. Seberapa jauh 5,4 km dalam satuan mil? Berapa ketinggian pilar utama jika diketahui 146 m? Bagaimana angka‐angka ini diperoleh dan disimpan secara konsisten? Studi kasus ini memotivasi pembahasan tentang satuan, di‐ mensi, dan pengukuran yang akan kita pelajari di bab ini. Untuk mendeskripsikan posisi suatu benda, kita memerlukan ke‐ rangka acuan (frame of reference). Kerangka acuan adalah sistem koordinat yang digunakan untuk menentukan posisi dan mengukur pergerakan benda. Dalam teknik sipil, kerangka acuan sangat penting.
| Halaman | Penerbit |
| x +209 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |





