Syalfa Nada Salsabila
Rp. 80.000
Deskripsi
Aku dan dia bertemu bukan di tempat yang romantis, bukan pula di momen yang dirancang semesta agar terlihat indah. Kami bertemu di fase hidup yang sama-sama retak. Aku membawa kelelahan yang tidak pernah punya ruang untuk dikeluhkan, sementara dia datang dengan senyum yang tampak baik-baik saja, padahal di baliknya ada riwayat lapar yang tak pernah ia ceritakan dengan suara keras. Kami berdua tumbuh dari keluarga yang seharusnya menjadi tempat pulang, tetapi justru menjadi jarak yang harus kami tempuh sendirian. Aku tidak pernah benar-benar tahu bagaimana rasanya ditopang. Sejak kecil, kebutuhan hidup adalah sesuatu yang harus dicari, bukan diminta. Nafkah bukan hal yang datang rutin, ia hadir seperti tamu tak diundang, kadang muncul, lebih sering absen. Aku belajar menyederhanakan mimpi, menunda keinginan, dan berdamai dengan kenyataan bahwa hidupku tidak akan dimulai dari garis yang sama dengan orang lain. Aku tumbuh cepat, bukan karena ingin, tetapi karena keadaan tidak memberi pilihan.
| Halaman | Penerbit |
| vi + 118 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |









