Diah Retno Dwi Hastuti
Rahim Darma
Darmawan Salman
Abd. Rahim
Editor: Muh. Farrel Prayoga A.
Rp. 80.000
Deskripsi
Pertumbuhan penduduk dunia yang kian pesat, terutama di wilayah perkotaan, telah menimbulkan tekanan besar terhadap sistem pangan global. Diperkirakan lebih dari 68% populasi dunia akan tinggal di perkotaan pada tahun 2050. Kondisi ini berimplikasi langsung pada meningkatnya kebutuhan pangan, konversi lahan pertanian ke non-pertanian, serta berkurangnya ruang terbuka hijau di banyak kota. Fenomena serupa terjadi di Indonesia, di mana urbanisasi yang masif memengaruhi daya dukung dan daya tampung lingkungan perkotaan. Pertanian perkotaan kemudian muncul sebagai salah satu jawaban strategis atas tantangan tersebut. Konsep ini didefinisikan sebagai praktik produksi pangan dan pemeliharaan ternak di dalam atau sekitar kawasan perkotaan, baik dengan tujuan komersial maupun non-komersial. Praktiknya sangat beragam, mulai dari bercocok tanam di pekarangan rumah, kebun komunitas, hingga bentuk modern seperti hidroponik dan pertanian vertikal. Pertanian perkotaan juga multifungsi: tidak hanya menyediakan pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mengurangi limbah organik, dan menambah nilai estetika lingkungan.
| Halaman | Penerbit |
| x + 192 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |









