Lompat ke konten

Rekayasa Hijau Serat Daun Nanas Raja (Agave cantala Roxb.) Integrasi Pengasapan dan Perendaman Asap Cair ntuk Penguatan Antarmuka Komposit Epoksi

Musa Bondaris Palungan

Rp. 80.000

Deskripsi

Perkembangan teknologi material dewasa ini menunjukkan pergeseran paradigma yang signifikan, dari dominasi material sintetis menuju pemanfaatan material berbasis sumber daya alam yang lebih berkelanjutan. Dalam dua dekade terakhir, penelitian di bidang natural fiber reinforced polymer composites (NFRP) meningkat tajam karena adanya kebutuhan global terhadap material yang ringan, kuat, ramah lingkungan, dan dapat diperbarui. Material komposit berbasis serat alam menjadi salah satu fokus utama riset teknik material, terutama di negara-negara tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan sumber biomassa. Indonesia, sebagai negara agraris dengan kekayaan sumber daya hayati melimpah, memiliki peluang besar untuk mengembangkan serat alam lokal menjadi bahan rekayasa yang bernilai tinggi. Salah satu potensi tersebut adalah serat daun Nanas Raja (Agave cantala Roxb). Fenomena kultural ini menjadi titik berangkat penting untuk eksplorasi ilmiah. Tradisi pengasapan yang awalnya dimaknai secara empiris ternyata memiliki dasar ilmiah yang kuat bila ditinjau dari sudut pandang rekayasa material. Asap hasil pembakaran biomassa seperti tempurung kelapa mengandung berbagai senyawa volatil, antara lain asam organik, aldehid, keton, dan fenol, yang berpotensi memodifikasi permukaan serat secara kimia dan fisik. Proses ini dikenal dalam bidang teknik material sebagai bentuk modifikasi permukaan alami (natural surface engineering), yang dapat meningkatkan keterikatan antara serat dan matriks dalam sistem komposit.

HalamanPenerbit
viii + 108 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
15,5 x 23 cmIndonesia