Yulia Hairina, M.Psi., Psikolog
Editor: Prof. Dr. Nurul Hartini, M.Kes., Psikolog
Rp.85.000
Deskripsi
“Mama kerja terus… kerja, kerja, kerja.”Kalimat sederhana dari seorang anak itu menembus lebih dalam dari apa pun. Dan bagi jutaan ibu yang menjalani dua peran sekaligus, sebagai profesional dan sebagai ibu, kalimat itu terasa sangat akrab. Duduk di meja kerja, pikiran melayang ke rumah. Berada di rumah bersama anak-anak, hati terasa berat memikirkan tugas yang belum selesai. Di antara dua dunia itulah rasa bersalah tumbuh subur, bukan karena kurangnya cinta, tetapi justru karena terlalu besarnya kepedulian. Buku ini lahir dari pengalaman nyata: pengalaman menjadi ibu yang pernah tanpa sadar menciptakan jarak dengan anak-anaknya sendiri, pengalaman meneliti fenomena ini secara ilmiah, dan pengalaman mendampingi banyak perempuan tangguh yang mengalami pergulatan batin yang sama. Buku ini membahas secara mendalam tentang rasa bersalah yang sering dialami ibu bekerja, mulai dari asal-usulnya, bentuk-bentuknya dalam kehidupan sehari-hari, hingga dampaknya terhadap kesehatan mental, hubungan keluarga, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan pendekatan psikologis yang ringan namun bermakna, pembaca diajak memahami bahwa rasa bersalah bukan sekadar emosi negatif, melainkan sinyal penting yang perlu dikenali dan dikelola dengan bijak. Selain itu, buku ini juga menawarkan refleksi dan strategi praktis untuk membantu ibu bekerja menemukan keseimbangan yang lebih manusiawi antara karier dan keluarga. Melalui kisah nyata, hasil penelitian, serta latihan sederhana, pembaca diajak untuk membangun kesadaran diri, melepaskan tuntutan yang tidak realistis, dan menciptakan ruang-ruang kecil kebahagiaan di tengah kesibukan sehari-hari. Bekerja dengan Bahagia tidak mengajarkan cara menjadi ibu sempurna, karena kesempurnaan tidak pernah menjadi syarat kebahagiaan. Buku ini mengajak setiap ibu bekerja untuk memahami rasa bersalahnya secara lebih bijak: membedakan mana yang membantu dan mana yang melelahkan, menemukan ruang-ruang kecil kebahagiaan di tengah kesibukan, dan menerima bahwa hadir sepenuhnya tidak berarti hadir setiap saat. Karena kebahagiaan seorang ibu bukan kemewahan. Ia adalah kebutuhan, dan cahaya yang menenangkan seluruh keluarga.
| Halaman | Penerbit |
| xii + 126 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |








