Manjilala, S.Gz., M.Gizi.
Dr. Ir. Agustian Ipa, M.Kes.
Sunarto, S.SiT., M.Kes.
Rp.85.000
Deskripsi
Masalah gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Stunting, anemia, dan bentuk malnutrisi lainnya berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini memengaruhi kesehatan, perkembangan kognitif, serta produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan gizi memerlukan pendekatan yang komprehensif dan lintas sektor. Penanggulangan masalah gizi tidak hanya melalui intervensi kesehatan, tetapi juga dipengaruhi faktor pendidikan, ekonomi, dan ketahanan pangan. Kompleksitas ini menuntut koordinasi lintas sektor dan dukungan kebijakan yang kuat. Advokasi menjadi pendekatan penting agar isu gizi mendapat perhatian dalam pembangunan. Advokasi kesehatan merupakan proses strategis untuk memengaruhi pengambil keputusan. Melalui advokasi, tenaga kesehatan menyampaikan data dan bukti ilmiah kepada pemangku kepentingan. Upaya ini mendorong kebijakan dan program yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Dalam bidang gizi, advokasi berperan meningkatkan komitmen pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap program perbaikan gizi. Kegiatan advokasi dilakukan melalui penyampaian data, dialog kebijakan, dan penguatan kerja sama lintas sektor. Dukungan kebijakan sangat menentukan keberhasilan intervensi gizi di masyarakat.
| Halaman | Penerbit |
| xii + 155 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |








