Dr. Yuniep Mujati Suaida, S.E., M.Si.
Rp. 80.000
Deskripsi
Perubahan iklim, degradasi lingkungan, peningkatan emisi karbon, krisis energi, serta tekanan terhadap sumber daya alam telah mengubah cara perusahaan dipahami, dinilai, dan dikelola. Perusahaan tidak lagi hanya dituntut untuk menghasilkan laba, tetapi juga diharapkan mampu menjalankan aktivitas bisnis secara bertanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dalam konteks inilah konsep Green Corporate Governance menjadi semakin penting sebagai pendekatan tata kelola perusahaan yang mengintegrasikan kepentingan ekonomi, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan dalam proses pengambilan keputusan strategis. Green Corporate Governance dapat dipahami sebagai pengembangan dari konsep corporate governance tradisional yang menekankan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran, dengan memasukkan dimensi lingkungan dan keberlanjutan sebagai bagian dari sistem tata kelola perusahaan. Jika corporate governance konvensional banyak berfokus pada perlindungan pemegang saham, pengawasan manajemen, dan pengendalian konflik keagenan, maka Green Corporate Governance memperluas cakupan tersebut dengan menempatkan isu lingkungan, risiko iklim, tanggung jawab sosial, kepentingan pemangku kepentingan, serta penciptaan nilai jangka panjang sebagai bagian integral dari tata kelola perusahaan.
| Halaman | Penerbit |
| xiv + 193 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |









