Andri Kurnia Gusti
Editor: Elok Ilunanwati
Rp. 80.000
Deskripsi
Selama bertahun-tahun, korporasi menunjukkan disiplin yang luar biasa dalam mengelola limbah. Hal ini terkait sanksi hukum dan rusaknya reputasi jika mencemari alam. Namun, mengapa kedisiplinan yang sama sering kali “amnesia” saat berbicara tentang keselamatan manusia? SMK3 tidak boleh lagi dipandang sebagai “anak tiri” manajemen. Jika perusahaan mampu memastikan tidak ada limbah yang mencemari sungai, maka perusahaan tersebut wajib jauh lebih disiplin dalam memastikan tidak ada satu tetes darah pun tumpah di lantai kerja. Keselamatan manusia harus menempati kasta tertinggi dalam hierarki kepatuhan perusahaan—di atas target produksi dan di atas profit kuartalan. Berdasarkan tinjauan literatur, kesadaran akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah diakui secara luas sebagai elemen vital dalam keberhasilan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas. Perusahaan yang memprioritaskan kesadaran K3 tidak hanya melindungi nyawa, tetapi juga secara sistematis meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
| Halaman | Penerbit |
| x + 84 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |









