Muhammad Anshar Amran
Rp. 80.000
Deskripsi
Dalam kerangka keilmuan penginderaan jauh dan manajemen riset, pemahaman mendalam tentang makna serta landasan epistemologis penelitian menjadi fondasi utama yang tidak hanya membedakan antara aktivitas ilmiah dan nonilmiah, tetapi juga menentukan arah metodologi yang digunakan. Bab ini secara komprehensif mengurai unsur-unsur dasar penelitian—mulai dari pertanyaan ilmiah, kerangka teori, hipotesis, variabel, hingga data dan metode analisis—yang secara sistematis membentuk proses penemuan pengetahuan. Sejarah perkembangan metodologi penelitian, dari era fotogrametri hingga inovasi terkini dalam pengolahan citra satelit multispektral dan hiperspektral, menunjukkan evolusi yang tidak terlepas dari dinamika epistemologis dan kemajuan teknologi. Landasan filosofis yang meliputi validitas, reliabilitas, serta batas inferensi dari data citra menjadi bagian integral dalam memastikan keabsahan hasil penelitian. Di sisi lain, aspek etis—termasuk privasi, penggunaan data berpemilik, dan tanggung jawab ilmuwan—menjadi pertimbangan moral yang tak terpisahkan dari praktik ilmiah modern. Perkembangan historis metodologi pengindraan jauh menunjukkan transisi dari teknik manual berbasis interpretasi visual menuju otomatisasi berbasis algoritma cerdas dan machine learning. Dalam konteks ini, bab ini menegaskan bahwa metodologi penelitian harus direkonstruksi sebagai praktik inferensial dan instrumental yang terukur serta mampu menjawab tantangan kompleks di ranah spasial dan temporal. Dengan demikian, bab ini membangun kerangka konseptual dan asumsi dasar dalam proses pencarian kebenaran ilmiah melalui pengindraan jauh.
| Halaman | Penerbit |
| x + 247 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |









