Aul
Rp. 80.000
Deskripsi
Aku bertanya-tanya, kenapa fisik seseorang menjadi peran yang paling penting dalam kehidupan? Kenapa kehidupan sosial begitu menuntut untuk memiliki fisik yang memukau? Kenapa seseorang selalu diharuskan untuk menjadi cantik? Dan semua pertanyaan itu terjawab, ketika aku memiliki seorang teman yang tidak pernah diterima dalam kehidupan sosialnya. Ya, dia dilahirkan untuk dijadikan sebuah guyonan. Dia dilahirkan sebagai contoh buruk, agar orang tua bisa menasihati anaknya lebih mudah. Aku mengatakan seperti ini tidak mengada-ngada. Aku mengetahui persis bagaimana dia berjuang untuk diterima dalam kehidupan sosialnya. Kenanga Putri Dahayu. Namanya indah dan cantik, sayangnya nama secantik itu tidak selaras dengan rupanya. Mungkin, jika Kenanga hanya memiliki satu kekurangan saja dia bisa dimaklumi dalam lingkungannya. Namun, Kenanga memiliki banyak kekurangan dalam fisiknya. Kenanga gendut, berat badannya menyentuh 100 kilo atau bahkan lebih dari itu. Kulit badannya hitam legam dan dekil, seperti wanita pekerja lapang yang selalu beradu nasib pada terik matahari, padahal Kenanga jarang sekali ke luar rumah. Wajahnya berminyak juga berjerawat semenjak dia menyentuh masa pubertas. Jerawat batu yang besar-besar merah bernanah, jerawat itu habis memenuhi muka Kenanga, bahkan hingga lehernya. Hidungnya besar dengan tulangnya yang pendek, membuatnya terlihat seperti seekor babi. Lalu giginya yang berantakkan serta tonggos yang membuatnya sulit mengatupkan bibirnya. Dan rambutnya yang kering megar yang terlihat seperti sapu ijuk.
| Halaman | Penerbit |
| vi + 183 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |









