Prof. Dr. drg. Barunawaty Yunus, M.Kes., Sp. RKG., Subsp. RDP (K)
Rp. 80.000
Deskripsi
Perkembangan gigi merupakan proses biologis yang kompleks dan berlangsung secara bertahap sejak masa embrionik hingga gigi mencapai bentuk, struktur, posisi, dan fungsi yang matang. Proses ini melibatkan interaksi antara jaringan epitel dan ektomesenkim serta berbagai mekanisme seluler, molekuler, dan genetik. Gangguan yang terjadi pada tahap tertentu dapat menimbulkan berbagai anomali perkembangan, baik yang berkaitan dengan jumlah, ukuran, bentuk, struktur, akar, posisi, maupun erupsi gigi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap odontogenesis normal menjadi dasar penting dalam mengenali dan menginterpretasikan anomali perkembangan gigi. Dalam praktik kedokteran gigi, anomali perkembangan tidak hanya berkaitan dengan perubahan bentuk atau penampilan gigi. Beberapa kelainan dapat memengaruhi fungsi mastikasi, estetik, oklusi, kesehatan pulpa dan periodontal, proses erupsi, perkembangan dentoalveolar, serta keberhasilan berbagai tindakan perawatan. Sebagian anomali bahkan dapat menjadi petunjuk terhadap adanya gangguan genetik atau kondisi sindromik. Oleh sebab itu, diagnosis tidak cukup dilakukan hanya dengan mengenali bentuk kelainan, tetapi harus mempertimbangkan usia pasien, tahap perkembangan dentisi, riwayat dental dan keluarga, pola distribusi kelainan, serta dampaknya terhadap struktur dan fungsi.
| Halaman | Penerbit |
| xiv + 220 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |






