Madeline Ida Chandrano
Rp. 80.000
Deskripsi
Tik. Tik. Tik.
Hujan sedang turun dengan lebat. Lagi dan lagi, sejak berapa jam yang lalu. Menghadap ke luar dari jendela kafe, seorang wanita menundukkan kepalanya sambil melihat bayangan dirinya di gelas kopi biji-bijiannya. Favoritnya. Matanya terus melirik ke kanan, tepat menghadap ke tetesan-tetesan kecil yang berguling ke bawah jendelanya. Namanya Ophelia. Ophelia Lin. Dan dia sangat membenci hujan. Sebagai seorang dokter umum, dia hanya ingin bersantai setelah menjalani hari yang panjang dengan mendiagnosis dan menjual obat-obatan untuk warga lansia dan anak-anak kecil. Sekarang, cuaca ini sedang tidak menentu; sejak pagi sampai sore hujan turun dengan lebat; dan banyak orang mulai menderita sakit. Seperti flu, demam, masuk angin, demam berdarah, penyakit tifus, dan protovirus yang ditakuti. Sejak fajar sampai senja, dia bekerja keras untuk membantu pasien- pasien sembuh dan mencapai kondisi prima. Dengan cepat, dengan hati-hati. Meskipun dia merasa takut dan bersalah setiap kali teriakan mati dengan tubuh yang mengering dibawa keluar, ia masih harus melanjutkan pekerjaannya. Ini seharusnya menjadi waktu istirahatnya setelah seminggu dengan tangisan pasien yang sakit dan doa-doa putus asa orang terkasih. Semua itu juga membebani hatinya seperti ampas-ampas mortir, dan dia tahu, di dalam hatinya, meskipun sedikit kelegaan mengaburkan pikirannya, berapa nyawa bisa melayang begitu saja. Dia tahu dirinya dan apa yang harus dia lakukan. Dia pasti harus benar, karena dia sekarang memiliki kekuasaan atas nyawa orang lain, tetapi harus memakainya dengan tanggung jawab, walaupun dia suka menikmati apa yang ada di pikirannya.
| Halaman | Penerbit |
| x + 147 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |






