Ahmad Azka Lubaba, S.T., M.T.
Ir. Ika Rahmawati Suyanto, S.T., M.Eng.
Ir. Agus Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D.
Jabar Raikhan Khusna Nur Aji, S.T., M. Eng.
Ir. Edi Kurniadi, S.T., M.T.
Yunika Ibtisama Nurhaliza
Dr. Ir. Devi Oktaviana Latif, S.T., M.Eng., IPM.
Dr. Eng. Ir. Iman Haryanto, S.T., M.T.
Ir. Nur Budi Susanto, S.T., M.Sc.
Ir. Agus Nugroho, S.T., M.T.
Tranggono Aji Satmoko, S.T., M.Eng.
Rp. 80.000
Deskripsi
Bangunan roboh pasti menimbulkan berbagai pertanyaan, salah satunya terkait dengan penyebab hal ini bisa terjadi. Walaupun pertanyaan ini sederhana, jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Setiap kejadian ini disebabkan berbagai faktor, seperti keputusan teknis, material, dan manusia sehingga berujung pada sebuah kegagalan. Forensik bangunan sipil menjadi salah satu ilmu yang akan membahas masalah ini. Forensik berasal dari bahasa latin forensis yang artinya “milik forum”. Hal ini merujuk pada forum publik Romawi kuno sebagai tempat perdebatan dan pengadilan berlangsung. Saat ini forensik dimaksudkan sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana menjawab pertanyaan yang bersifat hukum atau investigatif. Oleh karena itu, prinsip ini perlu diterapkan pada ilmu teknik sipil.Forensik bangunan sipil diartikan sebagai suatu cara sistematis untuk menyelidiki penyebab terjadinya kegagalan struktur, misalnya keretakan gedung, jembatan ambruk, dan runtuhnya fondasi. Selain itu, ilmu ini juga akan berguna dalam memberikan rekomendasi supaya kejadian-kejadian ini tidak berulang sehingga perlu dibahas kasus-kasus yang ada secara objektif dan menyeluruh.
| Halaman | Penerbit |
| viii + 193 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 15,5 x 23 cm | Indonesia |









