Lompat ke konten

Cahaya Yang Tak Terlihat Pada Warisan Yang Tak Ditulis Dalam Darah

Fahrul Nurkolis

Rp. 80.000

Deskripsi

Saya dibesarkan bukan oleh kemewahan, tetapi oleh keteguhan yang tidak pernah meminta tepuk tangan. Sejak kecil, penglihatan ibu saya perlahan memudar. Dunia yang baginya semakin kabur, justru menjadi dunia yang semakin jelas bagi saya. Saya masih duduk di kelas lima sekolah dasar ketika sebuah CT scan mengubah arah hidup keluarga kami. Tumor otak. Diameter 3,5 sentimeter.

Bagi saya, itu hanya angka. Bagi orang tua saya, itu adalah ketakutan yang tidak terucap. Saya tidak akan pernah lupa hari setelah operasi itu. Selang terpasang di kepala ibu saya. Darah mengalir setiap kali ia bergerak. Dan yang lebih menyakitkan dari semuanya— Ia tidak mengenali saya.Anaknya sendiri.Waktu berjalan. Ingatan ibu saya kembali perlahan.Ia sembuh.Tetapi dunia visualnya tidak pernah benar-benar pulih. Ibu saya tidak lagi bisa melihat wajah anak-anaknya tumbuh dewasa. Tidak pernah menyaksikan saya berdiri di podium konferensi internasional. Tidak pernah melihat nama saya tercetak di jurnal ilmiah. Tidak pernah melihat toga di hari wisuda saya. Ia hanya bisa mendengar.Namun ironisnyaDialah cahaya yang membuat saya mampu melihat hidup dengan paling jelas.

HalamanPenerbit
xiv + 91 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
14,5  x 20,5  cmIndonesia