Lompat ke konten

Djamoe Berkah

Marius Gumono

Editor: Dvn

Rp.85.000

Deskripsi

Bagi kebanyakan perempuan seusianya, deretan angka itu mungkin mendefinisikan perayaan kebebasan, debar cinta yang bersemi, atau lembaran baru merajut masa depan di bangku perkuliahan.  Namun, bagi Turah, dua puluh satu adalah warna kuning kunyit yang meresap permanen, menato pori-pori jarinya tanpa bisa dicuci bersih. Dua puluh satu adalah tebalnya kapalan di telapak tangan—jejak bisu dari jutaan ampas rempah yang harus ia peras habis-habisan setiap kali matahari bahkan belum sudi menampakkan diri. Waktu seolah dipaksa berhenti berdetak untuknya sembilan tahun yang lalu. Di usia dua belas—ketika anak-anak perempuan lain baru belajar mematut diri, menyukai wangi bedak, atau terkikik membicarakan idola remaja—Turah justru dipaksa mengakrabi pekatnya aroma duka. Ibunya, satu-satunya tiang penopang kewarasan keluarga mereka, berpulang tanpa permisi.

HalamanPenerbit
vi + 124 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
15,5  x 23  cmIndonesia