Muh. Awal Ramadhan, S. Psi
Editor: Muh. Awal Ramadhan, S. Psi
Rp. 80.000
Deskripsi
Secara metaforis, “akar” dalam pendidikan merujuk pada fondasi dasar yang menopang keseluruhan bangunan sistem pendidikan. Akar yang kuat akan menghasilkan pohon yang kokoh, tumbuh subur, dan mampu bertahan dari berbagai tantangan. Sebaliknya, akar yang rapuh akan menyebabkan pendidikan kehilangan orientasi, mudah goyah, dan gagal melahirkan manusia yang utuh. Akar pendidikan mencakup nilai-nilai filosofis, moral, sosial, dan kultural yang menjadi landasan utama dalam merancang tujuan, kurikulum, serta praktik pendidikan Makna “akar” bukan sekadar bagian fisik seperti sistem atau kurikulum, melainkan sesuatu yang mendasari seluruh proses, tujuan, dan arah pendidikan. Jika orientasi pendidikan tidak berakar pada nilai kemanusiaan, maka ia bisa menjadi kering, kaku, dan hanya mengejar angka atau gelar. Jika pendidikan berakar pada kebebasan berpikir dan tanggung jawab sosial, maka ia akan tumbuh menjadi alat pembebasan dan pembentukan karakter. Maka, tanpa akar yang kuat, pendidikan mudah tercerabut dari nilai-nilai sejatinya menjadi kosong atau bahkan menyimpang dari tujuan aslinya. Pendidikan sering dipahami sebagai proses transfer pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun, pemahaman tersebut masih terlalu sempit jika dibandingkan dengan hakikat pendidikan yang sesungguhnya. Pendidikan bukan sekadar aktivitas belajar-mengajar di ruang kelas, melainkan sebuah proses panjang yang berakar pada nilai, budaya, sejarah, dan tujuan hidup manusia. Dalam konteks inilah, konsep akar pendidikan menjadi penting untuk dikaji, karena ia menentukan arah, kualitas, dan makna dari seluruh proses pendidikan itu sendiri.
| Halaman | Penerbit |
| xii+ 113 hlm | PT. Nas Media Indonesia |
| ISBN | E-ISBN |
| XXXXXXXXXXXXXXXXXXX | XXXXXXXXXXXXXXXXXXX |
| Ukuran | Bahasa |
| 14,5 x 20,5 cm | Indonesia |









