Lompat ke konten

Gerakan Intelektual HMI: Membaca Zaman, Menggerakkan Peradaban Indonesia

Sabaruddin, Muhammad Taufik Hidayat, Inra Kurniawan, Sufirman, Herwan, Ince Nasrullah, Fitrawahyudi, Jumaedi, Hasruli

Editor: Iqbaale Parker

Rp. 80.000

Deskripsi

Sejak awal pembentukannya ideologi Pancasila merupakan ideologi dari, oleh, dan untuk bangsa (from the people,by the people and to the people) Indonesia. Pancasila merupakan falsafah (kristalisasi nilai budaya) dan pandangan hidup bangsa secara operasional dijadikan ideologi bangsa Indonesia. Pancasila merupakan consensus politik yang menjanjikan suatu komitmen untuk bersatu dalam sikap dan pandangan guna mewujudkan tujuan Nasional. Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman bagi setiap warga negara dalam melaksanakan kehidupannya. Para Founding Father’s telah bersepakat menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hal itu terlaksana tepat pada tanggal 18 Agustus 1945. Kelima sila pada Pancasila: yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan Perwakilan dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, adalah landasan dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu Pancasila harus diamalkan dan diimplementasikan masyarakat dalam setiap sendi-sendi kehidupan Indonesia berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah nilai, suatu nilai yang membekas di kepala dan menentukan sikap kita sebagai warga negara, pancasila juga nilai yang ditarik dan diserap dari kebiasaan hidup manusia Indonesia (tradisi dan budaya), artinya pancasila adalah kristalisasi kebiasaan hidup yang dinaikan levelnya menjadi pedoman bernegara.

HalamanPenerbit
vi + 101 hlmPT. Nas Media Indonesia
ISBNE-ISBN
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
UkuranBahasa
14,5  x 20.5 cmIndonesia